BREAKING NEWS
 

Workshop Business Mastery UMKM Level Up Dorong Kesuksesan Berbisnis

Reporter & Editor :
SRI NURGANINGSIH
Kamis, 10 Oktober 2024 17:30 WIB
Workshop Business Mastery, UMKM Level Up Business Accelerator 2024. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Langkah awal pengembangan bisnis dimulai dari mengenali bisnis dan peluangnya dengan mengidentifikasi kategori industri, ukuran pasar, dan core environment.

Pernyataan ini menjadi pembuka workshop pengembangan bisnis UMKM pada rangkaian Workshop Business Mastery, UMKM Level Up Business Accelerator 2024.

Kegiatan ini dilakukan dalam rangka mendukung UMKM binaan Program UMKM Level Up Business Accelerator 2024 agar meningkatkan daya saing dalam dunia bisnis.

Pada hari ketiga workshop ini, para pelaku UMKM belajar merencanakan strategi membangun bisnis bersama master coach Budi Satria Isman selaku Business and Management Expert dalam materi Strategic Business Plan.

Budi menyatakan bahwa penting untuk memahami kategori industri yang dimiliki dan seberapa besar pasar dari industri tersebut ketika ingin mengembangkan bisnis.

Baca juga : Perpusnas Dorong Penulis Daerah Angkat Tulisan Berbasis Kearifan Lokal

“Jika Anda ingin pahami kategori industri Anda, ada empat hal yang harus dipertanyakan, yaitu seberapa besar pasarnya, bagaimana pertumbuhannya, tingkat kompetisinya, dan mudah atau tidak orang masuk ke bisnis Anda,” ujar Budi dalam keterangannya, Kamis (10/10/2024).

Untuk mencari tahu tentang ukuran pasar dan potensi pertumbuhan bisnis, tambah Budi, cari dahulu data aktual atau data primer mengenai kondisi industri terkini.

Misalkan untuk UMKM penjual kopi, maka bisa mencari data mengenai tren peminat kopi di Indonesia, atau statistik pertumbuhan bisnis kopi saat ini.

Data terkait kondisi industri tersebut bisa didapatkan dari informasi yang dikeluarkan oleh instansi pemerintah, seperti Badan Pusat Statistik (BPS) atau Kementerian, dan bisa pula dari lembaga non-pemerintah.

Adsense

Setelah mendapatkan data primer, maka langkah selanjutnya adalah membuat asumsi pasar dengan melakukan ekstrapolasi.

Baca juga : Kumpul Di Bali, Pengusaha Logistik Dorong Perkembangan Bisnis

“Ekstrapolasi ini, jika Anda sudah memiliki data primernya, bisa membuat asumsi. Misalkan seberapa besar pasar anda di lingkup tempat anda berjualan? Contohnya di lingkungan kompleks anda,” jelas Budi.

Selain itu, Budi juga menekankan untuk mempertimbangkan core environment, yaitu faktor lingkungan sekitar bisnis yang dapat memengaruhi jalannya bisnis.

"Faktor luar yang perlu diperhitungkan dan diantisipasi contohnya peraturan pemerintah, perubahan teknologi, perilaku konsumen, ekonomi makro, dan supplier,” ujar Budi.

Workshop kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi kelompok bersama fasilitator. Setiap kelompok peserta dipandu oleh satu orang fasilitator dalam mengisi workbook untuk melakukan analisis bisnis yang dimiliki dan rencana pengembangan bisnis yang akan dilakukan.

Kemudian, peserta diminta mempresentasikan hasil pengisian workbook tersebut untuk dievaluasi oleh master coach. Setelah evaluasi workbook, kegiatan workshop pun berakhir dan ditutup oleh sambutan Direktur Pemberdayaan Informatika, Slamet Santoso.

Baca juga : Solusi Atasi Konflik Laut China Selatan, Ganjar Dorong Kesepakatan Sementara

Dalam sambutannya, Slamet menyatakan perkembangan digitalisasi di Indonesia membuka banyak peluang bagi mereka yang memanfaatkannya, tetapi juga memunculkan tantangan bagi para pelaku UMKM dengan adanya produk asing yang seringkali lebih murah dan punya daya tarik tersendiri.

“Oleh karena itu, agar UMKM mampu bersaing, maka bukan hanya produk yang harus ditingkatkan, tapi pengelolaan tim yang baik serta manajemen bisnis dan keuangan yang profesional harus jadi lebih baik,” ujar Slamet.

Slamet berharap setelah berakhirnya workshop ini, para pelaku UMKM semakin aktif berbisnis, berinovasi, dan berdaya saing dengan kompetitor lain.

“Kami harap kegiatan ini menjadi momentum kita untuk menciptakan UMKM Indonesia yang siap bersaing di pasar global,” pungkasnya.

Workshop Business Mastery adalah bagian dari rangkaian Program Akselerasi Bisnis UMKM yang diikuti o25 UMKM dari berbagai sektor.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense