RM.id Rakyat Merdeka - Pengusaha terus mendukung target pertumbuhan ekonomi 8 persen, yang digaungkan Presiden Prabowo Subianto. Langkah strategis serta sinergi pun terus dilakukan demi mencapai target tersebut, termasuk Visi Indonesia Emas 2045.
Ini ditegaskan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Arsjad Rasjid, di acara Indonesia Economic Outlook 2025, yang digelar oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia (FEB UI), Depok, Jawa Barat, Senin (02/12/2024).
Baca juga : Tamsil Linrung: Pilkada Berintegritas Wujudkan Pemerintahan Bersih
“Kadin Indonesia tidak hanya merancang strategi mendukung perekonomian nasional untuk 2025, tapi juga memastikan, arah kebijakan dapat berkontribusi pada pembangunan ekonomi 8 persen yang kuat, adil, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Arsjad bilang, bertepatan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) 2004 beberapa hari lalu, Kadin Indonesia meluncurkan White Paper Arah Pembangunan dan Kebijakan Bidang Ekonomi 2024-2029. White Paper ini menjadi panduan sinergi dunia usaha dan Pemerintah, untuk membangun perekonomian yang inklusif dan berkelanjutan.
Baca juga : Ketum AMPI Dukung Pemerintahan Prabowo Wujudkan Ketahanan & Swasembada Pangan
Dokumen ini menerjemahkan visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto ke dalam tujuh bold moves dan memberi rekomendasi untuk penguatan tujuh tema kunci pertumbuhan, antara lain, peningkatan infrastruktur, ketahanan kesehatan, ketahanan energi, pertumbuhan UMKM, manufaktur, pengembangan bisnis hijau, serta ketahanan pangan.
Penyusunan White Paper ini dilakukan secara kolaboratif bersama delapan mitra, yaitu 5P Global Movement, Boston Consulting Group, DayaLima, Hukum Online, Indonesian Business Council, Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), McKinsey & Company, dan Universitas Gadjah Mada.
Baca juga : Kadin: Kebijakan Pengupahan Harus Berorientasi Pada Pertumbuhan Ekonomi
White Paper ini menghimpun masukan melalui survei dengan 1.618 responden dari pengurus Kadin pusat dan daerah, serta 48 Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan 180 lebih pengurus Kadin pusat, 125 lebih Anggota Luar Biasa Kadin, dan 24 Kadin provinsi.
Sesuai hasil Rapimnas, Kadin Indonesia akan menjadikan White Paper Arah Pembangunan dan Kebijakan Bidang Ekonomi 2024-2029 sebagai pedoman, untuk menyelaraskan Program Kerja 2025 dengan program Pemerintah demi mendorong terwujudnya pertumbuhan ekonomi 8 persen. (*)
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.