Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Menteri Riefky: Ekonomi Kreatif Mesin Pertumbuhan Baru Ekonomi RI
Rabu, 13 November 2024 20:31 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (MenEkraf/KaBekraf), Teuku Riefky Harsya mengajak, seluruh pemangku kepentingan untuk menyatukan visi dan upaya bersama dalam mendukung sektor ekonomi kreatif sebagai mesin pertumbuhan baru (new engine of growth) bagi perekonomian nasional.
Ajakan ini disampaikan Menteri Riefky dalam sambutannya saat membuka Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Pengembangan Investasi yang diadakan oleh Kemenparekraf/Baparekraf di The Ritz-Carlton Hotel Mega Kuningan, Jakarta, Rabu (13/11/2024).
“Untuk pertama kalinya ekonomi kreatif menjadi sebuah kementerian dalam sejarah Indonesia. Ini adalah sinyal kuat dari pemerintah yang dipimpin Presiden Prabowo bahwa ekonomi kreatif akan didorong menjadi mesin pertumbuhan baru,” ujar Menteri Riefky.
Baca juga : Transmigrasi Jadi Kawasan Pertumbuhan Ekonomi Baru
Dia menyoroti, pentingnya ekonomi kreatif sebagai penggerak ekonomi yang memanfaatkan kreativitas dan teknologi. Ia menjelaskan bahwa era ekonomi kreatif menawarkan peluang besar bagi UMKM di seluruh Indonesia untuk berkembang.
“Pada masa VOC, ekonomi digerakkan oleh sektor perkebunan, pertanian, dan pertambangan. Di era 1980-an, ekonomi bertumpu pada sektor industri. Sekarang, perekonomian bergerak ke arah ekonomi yang padat cipta,” katanya.
Politisi Demokrat itu menargetkan ekonomi kreatif tumbuh hingga 8 persen per tahun hingga 2029. Untuk mencapai target ini, diperlukan kolaborasi berbagai pihak dan upaya untuk menciptakan peluang investasi di sektor ekonomi kreatif, terutama di daerah.
Baca juga : Pakar Ekonomi Ungkap Hambatan Perkembangan Industri Otomotif
Seiring dengan berjalannya semester pertama 2024, ekonomi kreatif Indonesia telah menunjukkan capaian positif. Nilai tambah sektor ini mencapai Rp 749 triliun atau 55 persen dari target Rp 1.347 triliun, sementara nilai ekspor produk ekonomi kreatif mencapai 12 miliar dolar AS.
Kontribusi terbesar berasal dari subsektor fesyen, kriya, kuliner, dan penerbitan. Sektor ini juga mencatatkan penyerapan tenaga kerja sebesar 24,9 juta orang pada 2023.
“Kita melihat potensi baru di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, yang dapat menjadi ‘tambang baru’ Indonesia,” tegas dia.
Baca juga : Tertinggi di Sumatera, Lampaui Nasional: Pertumbuhan Ekonomi Sumut 5,20 Persen
Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf/Baparekraf, Rizki Handayani menambahkan, Rakornis ini menjadi forum bagi pemerintah daerah untuk berbagi pandangan dan ide inovatif serta mencari solusi investasi. Rakornis juga menghadirkan diskusi panel yang menghadirkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif periode 2020–2024, Sandiaga Uno, serta Menteri PANRB periode 2022–2024, Abdullah Azwar Anas, untuk membahas tren dan tantangan investasi di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Rizki berharap, Rakornis ini dapat mendorong daerah untuk menghasilkan proyek investasi berkualitas guna mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional. Hadir dalam acara tersebut Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar, Plt. Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, serta perwakilan dari sejumlah pemerintah daerah.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya