BREAKING NEWS
 

Disampaikan Rosan Depan Presiden, 844 BUMN Resmi Jadi Bagian Danantara

Reporter : KHOIRUL UMAM
Editor : Adri Arlan Sinaga
Selasa, 29 April 2025 08:10 WIB
Presiden Prabowo Subianto (tengah) didampingi Menteri BUMN Erick Thohir (kedua kanan), Chief Executive Officer CEO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara BPI Danantara Rosan Roeslani (kedua kiri), Chief Investment Officer CIO Pandu Patria Sjahrir (kiri), Chief Operating Officer COO Dony Oskaria (kanan), Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya (ketiga kiri), dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi saat acara Town Hall Danantara Indonesia di Jakarta, senin (28/4/2025). (Foto: Dwi Pambudo/RM.ID)

 Sebelumnya 
“Untuk membuktikan bahwa Indonesia bisa menjadi negara besar dengan karakter, kompetensi, dan komitmen,” tegas Rosan.

Di akhir sambutannya, Rosan mengajak seluruh direksi BUMN untuk menanamkan jiwa Pancasila dalam kepemimpinan mereka, agar tetap kokoh menghadapi berbagai tantangan global. Ia berharap, kehadiran Danantara akan membawa manfaat luas.

“Semoga kehadiran Danantara bisa memberikan asas manfaat positif, tidak hanya bagi perekonomian bangsa, tapi juga untuk seluruh Tanah Air,” terang Rosan.

Baca juga : Jelang Konklaf, Vatikan Tutup Kapel Sistina

Acara dilanjutkan dengan arahan Prabowo secara tertutup. Dua jam berselang, Prabowo keluar ruangan. Dia pun menjelaskan alasannya meminta media menunggu di luar ruangan ketika ia berpidato.

“Karena saya banyak negur juga direksi-direksi itu. Nggak enak kan ditegur di depan kalian,” ujar Prabowo.

Selain itu, Prabowo juga mengingatkan kepada manajemen Danantara dan BUMN untuk bekerja all-out dan transparan. Sebab, Danantara adalah representasi kakayaan Indonesia. Keberhasilannya dapat meningkatkan perekonomian bangsa.

Baca juga : Dibeberin Airlangga Di Istana, RI-Amerika Teken Perjanjian Rahasia

“Mungkin sebentar lagi kekayaan Danantara akan tembus 1 triliun dolar AS. Kalau dikelola dengan baik, ini bisa menghasilkan dana yang besar untuk bangsa kita,” pesan Ketua Umum Partai Gerindra itu.

Dia meminta kepada seluruh jajaran manajemen Danantara untuk memelototi kinerja anggotanya. Apabila tidak bisa kerja, Prabowo minta segera dievaluasi.

“Saya serahkan kepada manajemen untuk mengevaluasi semua direksi. Dievaluasi kinerjanya dan wataknya, akhlaknya, dan prestasinya,” kata Prabowo.

Baca juga : Lily Pujiati: Inggris Bisa Tuh Jadikan Pengemudi Ojol Karyawan

Dia juga mengingatkan, direksi BUMN untuk meninggalkan praktik-praktik lama yang tidak efisien maupun menyimpang. Eks Danjen Kopassus ini meminta, Danantara dan anggotanya bekerja dengan baik dan benar.

Dalam kesempatan ini, Prabowo juga menegaskan rekrutmen di Danantara harus berdasarkan kemampuan dan profesionalisme. Bukan atas dasar suku, agama, ras, latar belakang politik, atau faktor-faktor non-profesional lainnya. [UMM]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense