Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Akademi Bela Negara (ABN) Partai NasDem menutup kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Laboratorium Gerakan Perubahan untuk kader dan anggota DPRD dari Fraksi NasDem. Jebolan Bimtek, kini turun ke basis massa. Program nyata mereka bakal ditagih di daerah masing-masing.
“Kita akan tagih, kontrol dan awasi proyek ini. Kita juga akan datang langsung untuk melihat," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai NasDem Hermawi Taslim, Senin (28/4/2025).
Mantan Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu bersyukur, gelaran bimtek empat provinsi meliputi Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Jambi dan Bengkulu sukses digelar. Ratusan kader dan anggota DPRD dari Fraksi NasDem mengikuti pelatihan intensif medio 25-27 April 2025.
Baca juga : Pemerintah Fokuskan Pendidikan Dan DTSEN
Dijelaskan, program ini merupakan bagian dari agenda kaderisasi nasional yang berlangsung hingga November 2025. Dia menyebut agenda ini diikuti seluruh kader NasDem di 38 provinsi Indonesia.
Lebih lanjut, Hermawi menyampaikan para peserta diwajibkan merancang dan melaksanakan proyek nyata di daerahnya masing-masing. Terdapat, sejumlah proyek yang dipresentasikan, seperti pengelolaan bank sampah, pengembangan ketahanan pangan, hingga fasilitas penampungan air.
Pada kesempatan yang sama, Gubernur ABN NasDem, IGK Manila menilai para peserta bimtek dapat bekerja sama dalam tim. Lebih lanjut, para kader dapat menyusun konsep hingga merancang sistem kerja proyek untuk menjawab sejumlah persoalan di tengah masyarakat.
Baca juga : Calon Jemaah Haji Mesti Jalani Pola Hidup Sehat
Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menyampaikan Bimtek ini merupakan bagian dari strategi partai dalam meningkatkan kapasitas, wawasan, serta keterampilan politik kader di semua tingkatan.
"Ini adalah langkah konkret dalam rangka mempersiapkan diri menghadapi Pemilu 2029. Kami ingin memastikan struktur partai terbentuk secara terstruktur, sistemik, dan masif di seluruh wilayah Indonesia," ujar Saan.
Selain peningkatan kapasitas individu, melalui kegiatan ini, skuad NasDem ditekankan pentingnya konsolidasi internal dan aktivasi kegiatan kepartaian secara berkepanjutan. Dia juga mendorong kolaborasi pengurus partai, anggota legislatif serta elemen lainnya agar tercipta kekuatan kolektif.
Baca juga : Gerindra Dan PDIP All Out Menangkan Nanda-Anton
Intinya, kata Saan, seluruh kader NasDem terus menjaga semangat Gerakan Perubahan dan Restorasi Indonesia, dengan menjunjung tinggi politik tanpa transaksional dan tanpa biaya mahal. "Kami ingin politik menjadi alat perbaikan, bukan alat jual beli kekuasaan," tegasnya. [BSH]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya