RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah pagi ini dibuka melemah 0,11 persen ke level Rp 16.270 per dolar Amerika Serikat (AS) dibanding penutupan perdagangan kemarin di level Rp 16.253 per dolar AS.
Pergerakan mata uang di kawasan Asia mayoritas melemah terhadap dolar AS. Yen Jepang anjlok 0,32 persen, disusul baht Thailand yang melemah 0,13 persen, dolar Singapura turun 0,12 persen, dolar Taiwan minus 0,07 persen, dan yuan China turun 0,001 persen.
Baca juga : Rupiah Melorot Ke Level Rp 16.328 Per Dolar AS
Indeks dolar AS terhadap mata uang saingannya menguat 0,14 persen ke level 98,78. Sementara nilai tukar rupiah terhadap poundsterling Inggris melemah 0,02 persen ke level Rp 21.974, dan terhadap dolar Australia melemah 0,26 persen ke level Rp 10.555.
Direktur PT TRX Berjangka Ibrahim Suaibi mengatakan, kekhawatiran akan eskalasi perang dagang AS-China meningkat setelah Presiden Donald Trump menuduh China melanggar kesepakatan dagang baru-baru ini, yang ditegur Beijing.
Baca juga : Awal Pekan, IHSG Melemah Ke Level 7.134
"Pasar juga terguncang oleh kenaikan tarif impor baja dan aluminium Trump, yang membuat investor tidak yakin atas kebijakan AS," jelasnya dalam riset harian, Selasa (3/6/2025).
Ibrahim menambahkan meningkatnya aksi militer antara Rusia dan Ukraina, menjelang perundingan damai, juga membebani sentimen, sementara laporan menunjukkan bahwa Washington sedang mempertimbangkan tarif dagang yang ditujukan ke China dan India untuk mengurangi pembelian minyak Rusia.
Baca juga : Rupiah Melemah Tipis Ke Rp 16.295 Per Dolar AS
Dia memproyeksi, nilai tukar rupiah akan bergerak fluktuatif namun ditutup menguat pada perdagangan dalam rentang harga Rp 16.200-Rp 16.250 per dolar AS sepanjang hari ini.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.