Sebelumnya
Fokus Digital
Nixon melanjutkan, BTN telah menyiapkan sejumlah corporate plan dalam kurun waktu 2-3 tahun ke depan bagi BTN Syariah.
“Bank syariah baru ini diharapkan akan menjadi bank yang berfokus pada digital, meskipun core business-nya masih di sektor perumahan,” jelasnya.
Baca juga : Tiga Dari 10 Pelajar Di Jakarta Depresi
BTN Syariah dan BVIS akan saling mengintegrasikan teknologi informasi, Sumber Daya Manusia (SDM), model bisnis, dan tata kelola berdasarkan road map menjadi bank syariah yang progresif dan mengedepankan digital sharia banking.
Dengan basis digital yang kuat ini, BTN Syariah akan lebih menguasai area consumer banking dan retail banking.
Nixon menegaskan, Business process-nya akan digital, bahkan lebih digital dibanding induknya.
Baca juga : Final UEFA Nations League 2025, Ronaldo Vs Yamal
“Sehingga kami akan hire banyak orang teknologi informasi, untuk menjadikan bank ini lebih kuat di digital sharia banking,” jelas Nixon.
Sementara, Direktur Risk Management BTN Setiyo Wibowo menambahkan, fokus bisnis BTN Syariah nantinya akan melayani dua segmen yang selama ini loyalitasnya cukup tinggi terhadap perbankan syariah.
Yaitu, segmen masyarakat syariah yang konformis dan segmen konservatif, sehingga mereka berminat untuk ber-bank di BTN Syariah.
Baca juga : Final NBA, Haliburton Penyelamat Pacers Di Detik Akhir
Untuk bisa masuk ke dua segmen itu perlu perbaikan digital, teknologi, dan lain-lain.
“Sehingga produk dan layanan syariah yang ada dapat dilayani dengan proses digital,” kata Setiyo.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.