RM.id Rakyat Merdeka - Krakatau Posco, selaku perusahaan patungan Indonesia-Korea, resmi mengantongi sertifikasi Environmental Product Declaration (EPD) untuk dua produk andalannya, yaitu Steel Plate dan Hot Rolled Coil (HRC).
Direktur Technology and Business Development Krakatau Posco Alhadis Syamsuddin mengatakan, sertifikasi EPD menjadi bukti nyata dedikasi perusahaan dalam mengintegrasikan prinsip triple bottom line People, Planet dan Profit ke dalam seluruh rantai produksinya.
"Melalui pendekatan transparan dan berbasis data, kami menunjukkan, bahwa keberlanjutan bukan sekadar jargon, melainkan landasan dalam pengambilan keputusan dan pengembangan produk," ujar Alhadis, melalui siaran pers, Kamis (26/6/2025).
Alhadis menambahkan, EPD disusun berdasarkan kajian ilmiah menyeluruh yang dikenal sebagai Life Cycle Assessment (LCA), mencakup seluruh tahapan siklus hidup produk dari pengadaan bahan baku, transportasi, proses produksi, hingga daur ulang akhir masa pakai.
Selain itu, kajian ini dilakukan sesuai standar internasional ISO 14040:2006 dan ISO 14044:2006, serta standar Eropa EN 15804:2012+A2:2019/AC2021 untuk produk konstruksi.
Menurutnya, dengan menyajikan informasi kuantitatif terkait dampak lingkungan produknya, pihaknya memberi ruang bagi konsumen untuk mengambil keputusan yang lebih sadar lingkungan dan berkelanjutan.
"Lebih dari sekadar pemenuhan standar, sertifikasi EPD ini juga menjadi langkah strategis kami dalam merespons kebijakan Carbon Border Adjustment Mechanism (CBAM), yang akan mulai diberlakukan Uni Eropa pada 2026," ujar Alhadis.
Adapun, CBAM merupakan instrumen pengendalian karbon lintas batas yang menargetkan industri intensif emisi, termasuk sektor besi dan baja.
Baca juga : Ajinomoto Komit Wujudkan Terciptanya Udara dan Lingkungan yang lebih Bersih
Perolehan EPD ini mempertegas posisi Krakatau Posco sebagai penyedia baja berkualitas tinggi yang tidak hanya unggul secara teknis dan komersial, tetapi juga bertanggung jawab secara ekologis dan sosial.
Ke depan, pihaknya berkomitmen untuk terus mengembangkan inovasi hijau, serta memperluas portofolio produk ramah lingkungan yang sejalan dengan agenda global menuju ekonomi rendah karbon.
"Ini bukan hanya tentang memenuhi regulasi, tetapi tentang membentuk masa depan industri baja yang lebih bertanggung jawab," ungkapnya.
Ia menambahkan, dengan langkah progresif ini, perusahaan juga menunjukkan bahwa industri berat pun mampu bertransformasi menuju era yang lebih transparan dan efisien.
Baca juga : Luncurkan Sekolah Lontara, Tamsil Linrung Teguhkan Khazanah Identitas Indonesia
"Hal ini juga sebagai bukti perusahaan mampu berkelanjutan baik untuk lingkungan, masyarakat, maupun masa depan dunia," pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.