BREAKING NEWS
 

Optik Tunggal Kenalkan Lensa Anak ZEISS Myocare Teknologi ClearFocus

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Selasa, 15 Juli 2025 14:59 WIB
Optik Tunggal. (Foto: Optik Tunggal)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menyambut tahun ajaran baru, Optik Tunggal memperkuat kesadaran masyarakat pentingnya pemeriksaan mata anak, terutama dalam mengantisipasi meningkatnya prevalensi myopia (rabun jauh) di kalangan anak usia sekolah.

Menurut data global, diperkirakan pada tahun 2050, sebanyak 50 persen populasi dunia akan mengalami myopia, dengan tingkat prevalensi tertinggi ditemukan di kawasan perkotaan Asia Timur, yang mencatat hingga 90 persen anak muda di bawah usia 20 tahun mengidap kondisi ini.

Menanggapi hal tersebut, Optik Tunggal menghadirkan lensa ZEISS MyoCare sebagai solusi teknologi untuk memperlambat laju perkembangan myopia pada anak, mulai tersedia di seluruh jaringan Optik Tunggal, Optik Tunggal Next Generation, dan ZEISS Vision Centre sejak 1 Juni 2025.

Baca juga : Pemprov DKI Tingkatkan Layanan Daycare Balai Kota

“Kami memahami bahwa pengendalian myopia bukan sekadar pilihan lensa, tetapi menyangkut perjalanan perlindungan penglihatan jangka panjang anak,” ujar Doli Rosmiaty, Direktur Operasional Optik Tunggal.

Adsense

Doli menegaskan, penyediaan ZEISS MyoCare merupakan wujud nyata komitmen jangka panjang Optik Tunggal dalam menghadirkan solusi berbasis ilmu pengetahuan, khususnya bagi anak-anak usia 6–12 tahun yang berada dalam masa pertumbuhan visual aktif.

Lensa ZEISS MyoCare dirancang dengan dua pilar teknologi utama, yaitu C.A.R.E.® (Cylindrical Annular Refractive Elements) dan desain ClearFocus. C.A.R.E.® bekerja dengan membentuk pola mikrostruktur seperti cincin di permukaan depan lensa, untuk mencegah cahaya jatuh di belakang retina — penyebab utama pemanjangan bola mata. Sementara desain ClearFocus memastikan kestabilan penglihatan dari berbagai arah pandang, menciptakan kenyamanan optimal saat digunakan anak.

Baca juga : JurisTech dan PT Indocyber Global Teknologi Berkolaborasi

“Efektivitas ZEISS MyoCare sangat dipengaruhi oleh konsistensi penggunaan dan evaluasi panjang bola mata secara berkala. Kami dorong keterlibatan aktif orang tua dalam proses ini,” jelas Wind Yulianto, Head of Training & Development Optik Tunggal.

Dalam uji klinis yang dipresentasikan di konferensi ARVO 2024, lensa ZEISS MyoCare terbukti menurunkan laju pertumbuhan panjang aksial bola mata hingga rata-rata 70 persen. Selain itu, sebanyak 95 persen anak mampu beradaptasi dalam waktu tiga hari, dan 92 persen menyatakan puas terhadap performa visual baik untuk jarak dekat maupun jauh.

Lebih dari sekadar menyediakan produk, Optik Tunggal juga mengembangkan layanan pendukung berbasis edukasi dan klinis. Ini mencakup pelatihan khusus bagi optometris anak, pembangunan infrastruktur layanan pediatrik, serta edukasi rutin kepada orang tua mengenai gaya hidup visual sehat. Di samping itu, layanan gratis seperti pemeriksaan mata, pencucian lensa, penyetelan frame, dan penggantian penyangga hidung (nose pad) juga tersedia di seluruh jaringan.

Baca juga : Kompak, Maudy Ayunda Dan Suami Kenakan Busana Uniqlo Rancangan Clare Keller

Optik Tunggal meyakini bahwa solusi pengendalian myopia bukanlah tindakan sesaat, melainkan investasi jangka panjang bagi kualitas hidup anak di masa depan. Dengan pendekatan berbasis sains dan komitmen layanan menyeluruh, perusahaan ini menegaskan perannya sebagai mitra kesehatan penglihatan keluarga Indonesia — bukan sekadar sebagai penyedia kacamata.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense