Sebelumnya
Era transisi energi menghadirkan dilema: kebutuhan domestik meningkat, dunia menuntut dekarbonisasi. Elnusa tak tinggal diam. Berbagai inovasi hadir, mulai dari Automatic Well Performance Analyzer (AWP@ System), Program Carbon Capture Utilization and Storage (CCUS), hingga konversi BBM (Bahan Bakar Minyak) fosil ke biodiesel B35.
Langkah kecil berdampak besar juga dilakukan, seperti menghadirkan reverse vending machine untuk mendaur ulang botol plastik. Sepanjang 2024, inisiatif efisiensi ini menurunkan emisi ribuan ton setara CO2.
Desa Energi Yang Menyala
Cerita paling nyata datang dari Desa Sumengko, Bojonegoro. Dari listrik seadanya, kini lahir Sumengko Berdikari Energy Village. Panel surya terpasang di atap rumah, lampu jalan tenaga surya menerangi malam, dapur umum memakai sistem hibrid solar cell.
Tak hanya listrik, Elnusa juga membangkitkan ekonomi. Warga membudidayakan jahe, kunyit, kencur, dan sereh. Dari kebun kecil lahir produk herbal Cenayu, kebanggaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) desa. Energi bersih menyalakan lampu, sekaligus membuka jalan rezeki.
Baca juga : Warga Padat Penduduk Curhat Butuh Taman
Di balik kisah sosial, bisnis nyatanya tetap kokoh. Tahun 2024, layanan hulu mencatat pendapatan Rp 5,1 triliun, naik 20 persen. Distribusi energi dan logistik pun stabil dengan Rp 7,1 triliun pendapatan dan margin 11,7 persen. Dari distribusi 21 juta kiloliter BBM hingga 126 ribu ton LPG, Elnusa tetap menjadi nadi energi nasional.
Elnusa percaya, mesin hanyalah alat. Di baliknya ada manusia. Karena itu, investasi besar ditempatkan pada SDM (Sumber Daya Manusia).
Elnusa juga membangun Elnusa Leaders Development Program untuk menyiapkan generasi pemimpin masa depan yang tidak hanya unggul secara teknis.
“Tapi juga kolaboratif, berempati sosial, dan peka lingkungan,” tutur Direktur SDM dan Umum Elnusa, Hera Handayani di Jakarta, Jumat (1/8/2025).
Baca juga : Diulas Media AS, Kesuksesan Nego Tarif Trump Dorong Konsumsi dan Ekspor RI
Rata-rata 99 jam belajar ditempuh tiap karyawan per tahun. Sebanyak 13 akademi internal dibentuk. Budaya continuous improvement menghasilkan nilai penciptaan Rp 280 miliar dari usulan karyawan.
Produktivitas pun melonjak, pendapatan per karyawan naik 3 persen, laba bersih per karyawan tumbuh 37 persen.
Lebih dari setengah abad perjalanan, Elnusa membuktikan energi bukan sekadar bisnis, melainkan kehidupan. Dengan ESG (Environmental, Social, Governance) sebagai pilar, perusahaan bertekad menjaga pasokan energi negeri sekaligus melestarikan bumi.
“Elnusa bukan hanya soal angka. Kami ingin tumbuh bersama masyarakat, menjaga alam, dan menghadirkan solusi energi berkelanjutan,” kata Arief Prasetyo Handoyo, Direktur Pengembangan Usaha Elnusa dalam Elnusa Journalistic Award 2025 di Jakarta, Jumat (1/8/2025).
Baca juga : Kali Ini Bereskan Polemik Royalti Musik, Dasco Problem Solver
Dari Sumengko hingga pelosok negeri, Elnusa menyalakan cahaya harapan. Bahwa transisi energi bukan akhir, melainkan babak baru. Dan di babak itu, Elnusa siap melangkah lebih jauh-menyalakan negeri dengan energi yang lebih bersih, adil, dan berkelanjutan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.