BREAKING NEWS
 

Menganut Cara Kerja Cerdas, Tulus Dan Teliti

Elnusa Optimistis Cetak Sejarah Di Masa Depan

Reporter & Editor :
FAZRY
Sabtu, 23 Agustus 2025 07:00 WIB
Direktur Utama Elnusa Bachtiar Soeria Atmadja. (Foto: Dok. Elnusa)

 Sebelumnya 
Era transisi energi menghadir­kan dilema: kebutuhan domestik meningkat, dunia menuntut dekar­bonisasi. Elnusa tak tinggal diam. Berbagai inovasi hadir, mulai dari Automatic Well Performance Analyzer (AWP@ System), Program Carbon Capture Utilization and Storage (CCUS), hingga konversi BBM (Bahan Bakar Minyak) fosil ke biodiesel B35.

Langkah kecil berdampak besar juga dilakukan, seperti menghadirkan reverse vending machine untuk mendaur ulang botol plastik. Sepanjang 2024, inisiatif efisiensi ini menurunkan emisi ribuan ton setara CO2.

Desa Energi Yang Menyala

Cerita paling nyata datang dari Desa Sumengko, Bojonegoro. Dari listrik seadanya, kini lahir Sumengko Berdikari Energy Village. Panel surya terpasang di atap rumah, lampu jalan tenaga surya menerangi malam, dapur umum memakai sistem hibrid solar cell.

Tak hanya listrik, Elnusa juga membangkitkan ekonomi. Warga membudidayakan jahe, kunyit, kencur, dan sereh. Dari kebun kecil lahir produk herbal Cenayu, kebanggaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) desa. Energi bersih menyalakan lampu, sekaligus membuka jalan rezeki.

Baca juga : Warga Padat Penduduk Curhat Butuh Taman

Di balik kisah sosial, bisnis nyatanya tetap kokoh. Tahun 2024, layanan hulu mencatat pendapatan Rp 5,1 triliun, naik 20 persen. Distribusi energi dan logistik pun stabil dengan Rp 7,1 triliun pendapatan dan margin 11,7 persen. Dari distribusi 21 juta kiloliter BBM hingga 126 ribu ton LPG, Elnusa tetap men­jadi nadi energi nasional.

Elnusa percaya, mesin hanyalah alat. Di baliknya ada manusia. Karena itu, investasi besar ditempatkan pada SDM (Sumber Daya Manusia).

Elnusa juga membangun El­nusa Leaders Development Program untuk menyiapkan generasi pemimpin masa depan yang tidak hanya unggul secara teknis.

“Tapi juga kolaboratif, ber­empati sosial, dan peka lingkungan,” tutur Direktur SDM dan Umum Elnusa, Hera Handayani di Jakarta, Jumat (1/8/2025).

Baca juga : Diulas Media AS, Kesuksesan Nego Tarif Trump Dorong Konsumsi dan Ekspor RI

Rata-rata 99 jam belajar di­tempuh tiap karyawan per tahun. Sebanyak 13 akademi internal dibentuk. Budaya continuous improvement menghasilkan nilai penciptaan Rp 280 miliar dari usulan karyawan.

Produktivitas pun melonjak, pendapatan per karyawan naik 3 persen, laba bersih per karyawan tumbuh 37 persen.

Lebih dari setengah abad per­jalanan, Elnusa membuktikan energi bukan sekadar bisnis, melainkan kehidupan. Dengan ESG (Environmental, Social, Governance) sebagai pilar, pe­rusahaan bertekad menjaga pasokan energi negeri sekaligus melestarikan bumi.

“Elnusa bukan hanya soal angka. Kami ingin tumbuh ber­sama masyarakat, menjaga alam, dan menghadirkan solusi energi berkelanjutan,” kata Arief Prasetyo Handoyo, Direktur Pengembangan Usaha Elnusa dalam Elnusa Journalistic Award 2025 di Jakarta, Jumat (1/8/2025).

Baca juga : Kali Ini Bereskan Polemik Royalti Musik, Dasco Problem Solver

Dari Sumengko hingga pe­losok negeri, Elnusa menyalakan cahaya harapan. Bahwa transisi energi bukan akhir, me­lainkan babak baru. Dan di ba­bak itu, Elnusa siap melangkah lebih jauh-menyalakan negeri dengan energi yang lebih bersih, adil, dan berkelanjutan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense