BREAKING NEWS
 

LPS Pangkas Bunga Penjaminan 25 Bps

Bank Kini Bisa Sodorin Kredit Lebih Kompetitif

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : ESTI FITRIA WULANDARI
Kamis, 28 Agustus 2025 06:25 WIB
Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Purbaya Yudhi Sadewa (kedua kiri) berbincang dengan (dari kiri) Plt Kepala Kantor Persiapan Program Restrukturisasi Perbankan dan Hubungan Lembaga Herman Saheruddin, Direktur Eksekutif Surveilans, Pemeriksaan dan Statistik Dwityapoetra S Besar dan Sekretaris Lembaga Jimmy Ardianto, dalam konferensi pers mengenai penurunan Tingkat Bunga Penjaminan (TBP) di Jakarta, Selasa (26/8/2025). (Foto: Ahmad Ali/RM)

 Sebelumnya 
Namun, lanjut Paul, apakah bunga deposito yang menurun masih akan menarik bagi deposan.

Paul menilai, penurunan ini bisa saja turut menurunkan minat deposan, terutama yang mencari return optimal dengan risiko minimal.

Menurutnya, dalam kondisi suku bunga rendah, deposan mungkin mencari alternatif in­vestasi yang menawarkan imbal hasil lebih tinggi.

Baca juga : Penerapan Ganjil Genap Bukan Solusi Yang Tepat

“Ada kemungkinan (mereka) berpindah ke instrumen investasi lain yang berisiko,” nilai Paul ke­pada Rakyat Merdeka, kemarin.

Sebut saja seperti obligasi Pemerintah (Surat Berharga Negara/SBN) yang menawar­kan imbal hasil kompetitif dan memiliki risiko lebih rendah dibanding saham.

Dari sisi perbankan, mereka akan berhitung mengenai beban dana yang ideal, khususnya deposito. Bunga deposito yang besar akan berdampak pada bunga pinjaman yang diberikan perbankan.

Baca juga : Soal Aliran Uang Suap Proyek Jalur KA, Bupati Pati Digarap KPK 7 Jam

Namun, penurunan bunga pinjaman berisiko membuat ke­mampuan debitur dalam mem­bayar cicilan meningkat.

Paul mengatakan, bagi de­posan yang sangat mengutamakan keamanan dana (risk-averse), deposito tetap menjadi pilihan karena dijamin LPS hingga Rp 2 miliar per nasabah per bank.

“Jika inflasi lebih tinggi dari bunga deposito, daya beli de­posito akan menurun, sehingga deposan lebih berhati-hati,” terangnya.

Baca juga : Alex Isak, Pemain Termahal Liga Inggris

Tak hanya itu, imbuh Paul, jika kondisi ekonomi stabil dan kepercayaan terhadap sistem perbankan tinggi.

“Maka deposan cenderung tetap menyimpan dana di de­posito meskipun bunga turun, karena keamanan dananya terja­min,” pungkas Paul. [DWI]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense