BREAKING NEWS
 

Perusahaan AS–Jerman Bangun Pabrik Semikonduktor Di Batam, Investasi Rp 444 T

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Selasa, 2 Desember 2025 14:39 WIB
Foto: HKI

RM.id  Rakyat Merdeka - Konsorsium perusahaan asal Amerika Serikat dan Jerman yang terdiri atas PT Quantum Luminous Indonesia, PT Terra Mineral Nusantara, serta Tynergy Group (PT Energy Tech Indonesia dan PT Essence Global Indonesia) akan memulai pembangunan fasilitas industri semikonduktor di Pulau Galang, Kepulauan Riau, pada awal 2026.

Fasilitas tersebut berlokasi di kawasan Proyek Strategis Nasional (PSN) Wiraraja Green Renewable Energy and Smart-Eco Industrial Park. Selain pabrik semikonduktor, konsorsium juga akan membangun fasilitas hilirisasi pasir silika, manufaktur kaca berteknologi tinggi, serta lini produksi solar cell dan wafer.

Group President Director Tynergy Group, Walter William Grieves, mengatakan langkah ini menunjukkan komitmen kuat investor untuk mempercepat realisasi investasi strategis di Indonesia.

“Perusahaan-perusahaan ini berkomitmen menjadikan Indonesia sebagai pusat manufaktur strategis dalam rantai pasok global, khususnya sektor semikonduktor dan teknologi tinggi,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Selasa (2/12/2025).

Baca juga : Ekspor Bahan Mentah Diharamkan, Investasi Hilirisasi Tembus Rp 431,4 Triliun

Rencana investasi tersebut bermula saat pertemuan pada KTT G20 Bali pada 2022, melalui diskusi antara Tynergy Group dan Kementerian Perindustrian yang difasilitasi Kedutaan Besar RI di Washington DC. Ketertarikan konsorsium semakin menguat pada Hannover Messe 2023, ketika penandatanganan nota kesepahaman dilakukan dengan dukungan Kemenperin.

Kerja sama itu kemudian difinalisasi melalui penandatanganan perjanjian investasi antara Tynergy Group dan PT Galang Bumi Industri pada 12 November 2023, disaksikan Duta Besar RI untuk AS saat itu, Rosan Roeslani.

Adsense

Konsorsium juga telah melakukan rangkaian pertemuan dengan BP Batam untuk membahas kesiapan lahan, infrastruktur, dan utilitas bagi pembangunan pabrik semikonduktor dan fasilitas pendukung lainnya. Total nilai investasi yang disiapkan mencapai 26,73 miliar dolar AS atau Rp 444 triliun (kurs Rp 16.621)

Untuk percepatan realisasi proyek, konsorsium meminta pemerintah segera merampungkan seluruh perizinan teknis dan administratif, mengingat proyek ini berstatus PSN.

Baca juga : Bosch Bangun Pabrik Baru Berkonsep Modular Di Cikarang

“Percepatan izin sangat penting untuk memastikan kepastian investasi, kesiapan rantai pasok, penyerapan tenaga kerja lokal, serta transfer teknologi melalui program vokasi dengan perusahaan induk di Jerman,” kata Grieves.

Pembangunan Awal 2026

Tynergy Group dan PT Quantum Luminous Indonesia menyatakan kesiapannya untuk langsung memulai konstruksi setelah perizinan selesai. Mereka menargetkan fasilitas industri ini dapat berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional hingga 8 persen pada 2029.

“Kami telah mengirim surat percepatan investasi kepada Menteri Investasi dan Hilirisasi. Kami juga menandatangani komitmen investasi pada acara Anugerah Investasi yang diselenggarakan BP Batam,” ujar Grieves.

Baca juga : Kisah Naomi Dan Shanelle, Bangun Brand Fashion Sejak Di Kampus

Ia menambahkan pihaknya mengundang BP Batam dan pemangku kepentingan terkait untuk melihat langsung fasilitas produksi induk mereka di Amerika Serikat dan Jerman.

“Kami berencana memulai pembangunan pada awal 2026 setelah mendapatkan persetujuan dari BP Batam,” katanya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense