BREAKING NEWS
 

Pemerintah Perkuat Ekosistem Digital

Gig Economy Dan AI Perluas Kesempatan Kerja Gen Z

Reporter : DIDI RUSTANDI
Editor : FAZRY
Jumat, 19 Desember 2025 06:30 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Gedung Creative Hub Jakarta, Kamis (18/12/2025). Foto: Dok. Kemenko Perekonomian

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah meluncurkan program Pelatihan Gig Economy bagi Generasi Z, sekaligus melakukan peluncuran awal Artificial Intelligence Open Innovation Challenge sebagai bagian dari Paket Kebijakan Ekonomi Ke-8.

Gig Economy merupakan sistem ekonomi dengan pola kerja sementara, berbasis proyek atau kontrak jangka pendek, yang umumnya difasilitasi oleh platform digital.

Kebijakan ini diarahkan untuk memperkuat ekosistem ekonomi digital nasional. Khususnya pengembangan kecerdasan artifisial yang terus berkembang di Indonesia.

Baca juga : Asetnya Tembus Rp 1.028 Triliun, Pengembangan Bank Syariah On The Track

“Paket Kebijakan Ekonomi Ke-8 difokuskan pada penguatan Gig Economy yang terintegrasi dengan pengembangan Artificial Intelligence (AI),” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat membuka acara di Gedung Creative Hub Jakarta, Kamis (18/12/2025).

Airlangga mengatakan, pertumbuhan sektor kecerdasan artifisial di Indonesia mencapai 127 persen. Dengan aliran investasi sebesar 91 juta dolar AS atau sekitar Rp 1,52 triliun pada semester pertama tahun ini.

Berdasarkan riset Google, tingkat adopsi teknologi digital di Indonesia tercatat sebagai yang tertinggi di kawasan Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN).

Baca juga : Hukuman Kerja Sosial Adil Dan Beri Efek Jera

Termasuk yang tertinggi secara global, dengan tingkat adopsi mencapai 24,6 persen.

Airlangga menambahkan, nilai pasar kecerdasan artifisial di Indonesia diproyeksikan mencapai 70,6 miliar dolar AS atau sekitar Rp 1.180 triliun pada 2030.

Adsense

Untuk mendukung target tersebut, Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Jakarta menyiapkan ruang kerja bersama (co-working space), khusus pengembangan digital dengan potensi pengembangan hingga enam lantai dan luas sekitar 7.000 meter persegi.

Baca juga : Gondol Piala Interkontinental, Tahun Ini Milik PSG

Ekosistem ini akan melibatkan Kementerian Ekonomi Kreatif, Pemerintah Daerah, serta dikembangkan di 15 daerah melalui kolaborasi dengan sektor digital.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense