Sebelumnya
Dia memastikan ketersediaan logistik dan fasilitas pendukung bagi para pengungsi.
"Kami memastikan bantuan yang disampaikan oleh Kementerian ESDM itu sampai di lokasi. Alhamdulillah apa yang dijanjikan oleh Pak Menteri (Menteri ESDM Bahlil Lahadalia-red) untuk tenda, genset dan alat pembersih sudah sampai," ujar Yuliot.
Kementerian ESDM juga merealisasikan pembangunan hunian sementara (huntara) melebihi target awal.
Baca juga : Transaksi Nontunai Berkembang Pesat, Pembayaran Cash Tidak Boleh Ditolak
"Waktu itu Pak Menteri menjanjikan 245 tenda, dan kami sudah mengirimkan 267 tenda ke lokasi," tegas Yuliot.
Hunian sementara tersebut akan dilengkapi fasilitas pendukung, termasuk jaringan listrik.
"Kami akan menarik jaringan listrik ke hunian-hunian sementara ini, sehingga kebutuhan masyarakat untuk listrik bisa terpenuhi," tambahnya.
Baca juga : Penghuni Di Area Kuburan Bakal Direlokasi Ke Rusun
Kualitas air bersih turut menjadi perhatian. Kementerian ESDM melibatkan Badan Geologi untuk memastikan sumber air aman dikonsumsi pengungsi.
"Kami akan mengirim kembali tim Badan Geologi untuk memastikan sumur itu layak konsumsi dan bisa digunakan oleh masyarakat," jelas Yuliot.
Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu mengapresiasi langkah cepat Kementerian ESDM, terutama dalam penentuan lokasi hunian yang aman.
Baca juga : Mesir Vs Afrika Selatan, Misi Balas Dendam Sang Raja Afrika
Dia juga menyampaikan bahwa distribusi energi di wilayah terdampak bencana di Tapanuli Selatan telah berangsur pulih.
“Alhamdulillah dalam seminggu ini, BBM sudah kembali normal. Listrik di semua kecamatan dan desa di Tabagsel (Tapanuli Bagian Selatan) juga sudah pulih. Mungkin 1-2 dusun saja yang masih minor," kata Gus Irawan. DIR
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 10, edisi Jumat, 26 Desember 2025 dengan judul "Aktivis Masyarakat Kembali Berjalan Pasokan Energi Sumut Dan Sumbar Terkendali"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.