BREAKING NEWS
 

Aktivis Masyarakat Kembali Berjalan

Pasokan Energi Sumut Dan Sumbar Terkendali

Reporter : DIDI RUSTANDI
Editor : FAZRY
Jumat, 26 Desember 2025 06:30 WIB
Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot (kedua kiri) saat meninjau PT PLN Unit Induk Distribusi (UID) Kota Padang, Sumatera Barat, Rabu (24/12/2025). Yuliot memastikan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM), LPG dan listrik di Sumatera Utara dan Sumatera Barat aman selama perayaan Natal dan Tahun Baru. Kementerian ESDM). Foto: Kementerian ESDM

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah memastikan pasokan energi di wilayah terdampak bencana di Sumatera Utara (Sumut) dan Sumatera Barat (Sumbar) aman, sehingga aktivitas masyarakat dapat terus berjalan.

Kepastian tersebut disampaikan Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot saat meninjau langsung kondisi pasokan energi dan penanganan bencana di Sumut dan Sumbar, Rabu (24/12/2025).

Di Kota Padang, Sumbar, Yuliot memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM), Liquefied Petroleum Gas (LPG) dan listrik berada dalam kondisi aman dan terkendali. Langkah itu merupakan komitmen Pemerintah menjaga kelancaran aktivitas masyarakat serta perayaan Natal dan Tahun Baru.

"Untuk ketersediaan BBM, yang saya lihat di SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) berdasarkan pengecekan, alhamdulillah sudah tidak ada antrean yang cukup signifikan. Hanya beberapa kendaraan yang antre," ujar Yuliot dalam rilis yang diterima, Kamis (25/12/2025).

Baca juga : Transaksi Nontunai Berkembang Pesat, Pembayaran Cash Tidak Boleh Ditolak

Yuliot menjelaskan, secara umum pasokan BBM di Sumbar telah berjalan normal. Namun, distribusi masih terkendala kemacetan panjang di jalur Sitinjau Lauik. Ini menyebabkan keterlambatan pengiriman sekitar 6 hingga 8 jam.

"Jadi, daerah Bukittinggi, Batu Sangkar, Payakumbuh, Kabupaten Agam, dengan ada keterlambatan 8 jam, antreannya cukup panjang," imbuhnya.

Untuk menjaga ketahanan pasokan, cadangan BBM di Sumbar yang semula rata-rata 9 hari telah ditingkatkan menjadi 13 hari. Bahkan, untuk jenis BBM tertentu seperti Pertamax Turbo, cadangan mencapai 35 hari.

Terkait LPG, Yuliot mengimbau PT Pertamina terus berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) dan Kepolisian guna mengawal distribusi truk pengangkut LPG dan BBM, agar tiba tepat waktu.

Baca juga : Penghuni Di Area Kuburan Bakal Direlokasi Ke Rusun

Selain itu, Pemerintah juga menerapkan skema suplai silang antarwilayah untuk mempercepat distribusi energi.

"Untuk Integrated Terminal (IT) Teluk Kabung di Sumatera Barat, melayani daerah-daerah lain di Sumatera Utara, seperti untuk keperluan di Sibolga dan Tapanuli. Kemudian untuk beberapa daerah dari Sumbar, kebutuhan BBM dan LPG disuplai dari IT Dumai," jelas Yuliot.

Untuk sektor kelistrikan di Sumbar, secara umum normal. Namun, hujan berintensitas tinggi yang memicu longsor di Kecamatan Palembayan sempat menyebabkan gangguan jaringan listrik di sejumlah titik.

Dari total 274.564 pelanggan terdampak, sebanyak 274.419 pelanggan telah kembali menikmati aliran listrik. Masih terdapat dua gardu yang belum pulih dari total 2.361 gardu.

Adsense

Baca juga : Mesir Vs Afrika Selatan, Misi Balas Dendam Sang Raja Afrika

Meski demikian, bagi 145 pelanggan yang belum mendapatkan aliran listrik, PT PLN telah menyediakan genset dan lampu darurat agar aktivitas masyarakat tetap berjalan.

Sebelum ke Padang, Yuliot juga meninjau Posko Batuhula di Desa Garoga, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumut.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense