BREAKING NEWS
 

Prabowo Resmikan RDMP Balikpapan, RI Siap Mandiri Energi

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Senin, 12 Januari 2026 18:50 WIB
Presiden Prabowo meresmikan RDMP Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (12/1/2026). (Foto: Kementerian ESDM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto meresmikan Proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (12/1/2026). Peresmian ini sebagai langkah strategis memperkuat kemandirian energi nasional dan mengurangi ketergantungan impor bahan bakar minyak (BBM) serta liquefied petroleum gas (LPG).

Presiden Prabowo yang didampingi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan kebanggaannya atas keberhasilan penyelesaian proyek pengembangan kilang tersebut yang menjadi bagian dari program Asta Cita menuju swasembada energi.

“Saya merasa bahagia dan sangat bangga atas apa yang kita hasilkan hari ini. Terima kasih kepada seluruh pihak, jajaran pegawai, pemerintah daerah, manajemen, dan masyarakat Balikpapan serta Kalimantan Timur. Ini adalah prestasi yang sangat penting bagi negara dan bangsa,” ujar Presiden dalam sambutannya.

Baca juga : Pakar: RDMP Balikpapan Jadi Titik Balik Kemandirian Energi RI

Presiden menegaskan bahwa kemandirian energi merupakan syarat mutlak bagi sebuah negara yang berdaulat. Menurutnya, ketergantungan terhadap impor pangan dan energi bertentangan dengan semangat kemerdekaan.

“Tidak masuk akal suatu negara ingin merdeka kalau masih tergantung pada pangan dan energi dari luar. Kebutuhan pangan dan energi harus bisa kita hasilkan sendiri,” tegasnya.

Adsense

Presiden juga menyoroti besarnya potensi sumber daya energi nasional, mulai dari batu bara, minyak dan gas bumi, hingga panas bumi, yang harus dimanfaatkan secara optimal untuk mencapai kemandirian energi dalam beberapa tahun ke depan.

Baca juga : Ketua Komisi XII Apresiasi RDMP Balikpapan, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

“Dengan sumber daya yang kita miliki, sesungguhnya kita mampu menghasilkan energi sendiri tanpa bergantung pada impor. Ini sasaran kita ke depan dan dengan kerja keras bisa kita capai lebih cepat,” katanya.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan, peresmian RDMP Balikpapan merupakan implementasi nyata Asta Cita Presiden dalam mewujudkan kedaulatan energi nasional. “Dengan beroperasinya RDMP Balikpapan, ketergantungan impor BBM dan LPG dapat ditekan, sekaligus menghasilkan produk BBM berkualitas setara Euro V yang lebih ramah lingkungan,” ujar Bahlil.

Proyek RDMP Balikpapan memiliki nilai investasi sekitar 7,4 miliar dolar AS atau setara Rp123 triliun. Melalui proyek ini, kapasitas produksi kilang meningkat dari 260 ribu barel per hari menjadi 360 ribu barel per hari, dengan peningkatan Indeks Kompleksitas Kilang dari 3,7 menjadi 8. Persentase produk bernilai tinggi juga meningkat dari 75,3 persen menjadi 91,8 persen.

Baca juga : Profil RDMP Balikpapan, Proyek Rp 123 T Yang Akan Diresmikan Prabowo Hari Ini

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri menjelaskan RDMP Balikpapan merupakan proyek energi terintegrasi dari hulu hingga hilir. Proyek tersebut diawali dengan pembangunan pipa Senipah sepanjang 78 kilometer sebagai pasokan bahan baku, dengan unit Residual Fluid Catalytic Cracking (RFCC) sebagai jantung pengolahan kilang.

“Kapasitas produksi meningkat menjadi 360 ribu barel per hari dengan kualitas BBM standar Euro 5. Proyek ini juga terintegrasi dengan Terminal BBM Tanjung Batu berkapasitas 125 ribu kiloliter untuk distribusi ke Indonesia bagian timur, serta tangki penyimpanan di Lawe-Lawe berkapasitas dua juta barel,” ujar Simon.

Ia menegaskan peresmian RDMP Balikpapan menjadi tonggak sejarah pembangunan infrastruktur energi nasional dan bukti kemampuan anak bangsa dalam mewujudkan kemandirian energi Indonesia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense