Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RDMP Balikpapan Perkuat Infrastruktur Energi Nasional Terintegrasi
Sabtu, 10 Januari 2026 22:47 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Pertamina (Persero) memperkuat ketahanan dan kemandirian energi nasional melalui pelaksanaan Proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan, yang menjadi salah satu proyek strategis nasional dalam pengembangan infrastruktur energi terintegrasi.
Proyek RDMP Balikpapan yang mulai dibangun sejak 2019 ini mencakup sistem penerimaan minyak mentah, pengolahan, hingga fasilitas penunjang guna memastikan keandalan rantai pasok energi nasional secara menyeluruh.
Dengan total investasi sekitar Rp123 triliun, RDMP Balikpapan bertujuan memodernisasi kilang eksisting untuk meningkatkan kapasitas pengolahan minyak, menghasilkan bahan bakar minyak (BBM) berkualitas tinggi dan ramah lingkungan, mendorong hilirisasi industri petrokimia, serta memperkuat ketahanan energi nasional.
RDMP Balikpapan dirancang dan dilaksanakan dalam tiga lingkup utama proyek yang saling terhubung dan terintegrasi untuk memastikan kesiapan operasional kilang serta keberlanjutan pasokan energi nasional.
Baca juga : Jaksa Ungkap Dugaan Skema Terstruktur dalam Perintangan Kasus Timah
Lingkup pertama adalah early work yang mencakup 16 paket pekerjaan pendahuluan. Tahapan ini meliputi persiapan dan pematangan lahan, pembangunan infrastruktur dasar, penyediaan utilitas sementara, serta pembangunan fasilitas penunjang konstruksi. Early work menjadi fondasi penting untuk mendukung kelancaran dan keselamatan seluruh tahapan konstruksi utama RDMP Balikpapan.
Lingkup kedua adalah pengembangan dan pembangunan fasilitas utama kilang yang mencakup 39 unit, terdiri dari 21 unit proses baru serta 13 unit fasilitas utilitas pendukung. Selain pembangunan unit baru, proyek ini juga melakukan revitalisasi empat unit fasilitas utama pengolahan, antara lain unit distilasi minyak mentah, unit pengolahan residu, unit hydrocracking dan hydrotreating, serta fasilitas pemulihan LPG.
Pembangunan dan revitalisasi unit-unit tersebut ditujukan untuk meningkatkan fleksibilitas dan keandalan pengolahan minyak mentah, sekaligus mendukung peningkatan kualitas produk BBM sesuai standar yang lebih tinggi.
Lingkup ketiga mencakup penguatan infrastruktur penerimaan dan penyaluran minyak mentah. Pada tahap ini, Pertamina membangun dua tangki penyimpanan minyak mentah dengan kapasitas masing-masing 1 juta barel, jaringan pipa transfer onshore dan offshore berdiameter 20 inci, unloading line onshore dan offshore berdiameter 52 inci, serta fasilitas Single Point Mooring (SPM) dengan kapasitas sandar kapal hingga 320.000 DWT.
Baca juga : Korban Bencana Aceh Mulai Tempati Huntara
Infrastruktur tersebut dirancang untuk meningkatkan efisiensi, keamanan, dan keandalan penerimaan minyak mentah dari kapal tanker berkapasitas besar.
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron mengatakan RDMP Balikpapan merupakan proyek strategis yang dibangun secara terintegrasi, mulai dari penyediaan bahan baku, sistem pipa transfer, hingga proses produksi.
“RDMP Balikpapan menjadi fondasi penting penguatan sistem energi nasional. Melalui pengembangan infrastruktur yang terintegrasi, Pertamina memastikan keandalan pasokan minyak mentah serta operasional kilang yang lebih efisien dan berkelanjutan,” ujar Baron.
Dengan cakupan pembangunan yang komprehensif, mulai dari pekerjaan pendahuluan, pembangunan unit proses dan utilitas, hingga penguatan fasilitas penerimaan minyak mentah, RDMP Balikpapan menjadi salah satu pilar utama transformasi infrastruktur energi nasional untuk mendukung ketahanan energi Indonesia dalam jangka panjang.
Baca juga : Genap 50 Tahun, INALUM Perkuat Peran Di Industri Aluminium Nasional
“Proyek RDMP Balikpapan mendukung visi Asta Cita Pemerintah dalam menjaga ketahanan dan kemandirian energi nasional,” kata Baron.
Pertamina sebagai perusahaan pemimpin dalam transisi energi juga berkomitmen mendukung target Net Zero Emission 2060 serta mendorong pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) melalui penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasinya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya