BREAKING NEWS
 

PTPN I Produksi 32 Juta Liter Bioetanol, Siap Dorong Transisi Energi Hijau

Reporter : HENDRAWAN KOSIM WIJAYA
Editor : MUHAMAD FIKY
Minggu, 25 Januari 2026 09:10 WIB
PTPN I Produksi 32 Juta Liter Bioetanol, Siap Dorong Transisi Energi Hijau. Foto: PTPN I

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Energi Agro Nusantara (Enero), anak usaha PTPN I, sukses memproduksi 32 juta liter bioetanol sepanjang kinerja 2025. Angka ini melampaui kapasitas terpasang pabrik yang sebesar 30 juta liter atau expanded dua juta liter. Pencapaian tersebut mengonfirmasi kesiapan PTPN I memasuki era transisi energi fosil menuju energi hijau, sejalan dengan program Asta Cita Presiden Prabowo terkait kedaulatan energi.

Dalam annual report-nya, PT Enero menutup tahun 2025 dengan optimisme tinggi. Selain melampaui target produksi, perusahaan yang diinisiasi untuk mengurangi ketergantungan BBM energi fosil ini juga berhasil memurnikan kadar etanol produknya hingga 99,9 persen. Produk berkualitas tinggi ini menguatkan kepercayaan para pihak, terutama produsen otomotif, dalam memberikan rekomendasi penggunaan bioetanol sebagai campuran BBM.

Direktur Utama PTPN I Teddy Yunirman Danas menyampaikan apresiasi kepada manajemen PT Enero. Menurut Teddy, Enero menjadi salah satu duta penting PTPN I dalam mendukung pemerintah mewujudkan kemandirian energi nasional.

“Di tengah urgensi global untuk menekan emisi karbon dan mempercepat transisi energi menuju keberlanjutan, kemandirian energi hijau kini menjadi agenda krusial bagi kedaulatan bangsa. PTPN I berkomitmen menjadi pionir dalam penyediaan bahan bakar nabati (BBN) melalui penguatan unit bisnis strategis di sektor biofuel. Enero adalah duta kami dengan memproduksi bioetanol kualitas tinggi,” kata Teddy di Jakarta, Minggu (25/1/2026).

Teddy menegaskan, kinerja tersebut merupakan dukungan penuh korporasi terhadap implementasi program mandatori bioetanol yang dicanangkan pemerintah. Dengan produksi melampaui target dan kualitas melebihi ambang batas toleransi 99,2 persen, Enero memberi sinyal kuat untuk menerima tantangan peningkatan kapasitas produksi guna memenuhi kebutuhan nasional.

Baca juga : AGTI Apresiasi Hilirisasi Tekstil-Garmen, Dinilai Dorong Lapangan Kerja

“Performa gemilang ini menumbuhkan optimisme kami bahwa kinerja tahun 2026 akan lebih tinggi lagi. Bahkan, jika ada mandatory dari pemerintah, kami siap ekspansi ke kapasitas yang lebih besar. Sebab, infrastruktur, teknis, dan operasional PTPN I telah berada pada level kesiapan tertinggi untuk menjawab tantangan kemandirian energi masa depan,” ujar Teddy.

Ia menambahkan, capaian ini merupakan hasil transformasi berkelanjutan di seluruh lini produksi. Tahun 2025 menjadi fase pembuktian dengan catatan produksi yang melampaui kapasitas terpasang. Memasuki 2026, pihaknya berkomitmen menjaga momentum dengan target produksi minimal 30 juta liter.

“Hingga saat ini, kontrak on hand kami telah mencapai 13,5 juta liter atau sekitar 50 persen dari target tahunan,” ungkap Teddy.

Adsense

Namun, Teddy juga menggarisbawahi bahwa akselerasi industri biofuel nasional memerlukan sinkronisasi kebijakan yang kuat antara pemangku kepentingan.

“Kami siap mengutilisasi seluruh kapasitas produksi jika program mandatori berjalan penuh. Fokus kami saat ini adalah mendorong terciptanya regulasi yang kompetitif, terutama terkait insentif cukai, agar bioetanol domestik memiliki daya saing kuat di tengah gempuran produk impor,” tegasnya.

Baca juga : PGE Siap Menjadi Tulang Punggung Transisi Energi

Mengomentari pencapaian itu, Komisaris Utama PT Enero Tuhu Bangun menyatakan optimisme. Ia mengatakan, PT Enero yang didirikan pada 2013 melalui kerja sama Kementerian Perindustrian dengan Nedo Jepang memang diikhtiarkan pemerintah untuk merintis konversi BBM masa depan berbasis tanaman.

Menurut Tuhu, kebijakan pemerintah yang segera menerapkan pencampuran etanol dalam BBM menjadi peluang besar bagi Enero menatap masa depan.

“Saat ini adalah titik strategis bagi Enero menjemput masa depan terbaik. Bukan sekadar bisnis, tetapi juga masa depan bangsa menuju kemandirian energi, masa depan dunia menuju zero emisi, dan kesejahteraan karyawan,” kata Tuhu.

Direktur PT Enero Puji Setiyawan menyampaikan terima kasih kepada pemegang saham dan seluruh elemen perusahaan. Puji mengatakan, keunggulan teknologi dan mitigasi operasional yang dijalankan seluruh personel telah sejalan dengan visi strategis induk perusahaan.

“Keunggulan PT Enero adalah spesifikasi pabrik yang sejak awal didesain khusus untuk menghasilkan fuel grade. Hal ini memungkinkan kami menyuplai kebutuhan campuran BBM nasional secara langsung tanpa perlu modifikasi fasilitas yang memakan waktu lama. Ini berbeda dengan mayoritas pabrik lain yang masih berbasis food grade,” jelas Puji.

Baca juga : Perkuat Literasi Nasional, DPR Dukung Tambahan Anggaran untuk Perpusnas

Untuk menjamin stabilitas produksi menuju 2026, PT Enero memperkuat ketahanan internal melalui mitigasi pada lima pilar utama, yakni kepastian serapan konsumen, ketersediaan bahan baku tebu yang stabil, distribusi pupuk organik cair dari limbah, serta stabilitas pasokan energi dari mitra strategis seperti PLN dan PGN.

“Kami juga menerapkan formulasi khusus untuk menjaga standar kualitas produksi di tengah fluktuasi spesifikasi molasses. Dengan fasilitas yang terus kami rawat secara prima, PT Enero optimistis mampu menjaga stabilitas pasokan demi mendukung ketahanan energi nasional,” tambah Puji.

Keberhasilan PTPN I dalam mengelola industri biofuel terintegrasi ini diharapkan menjadi motor penggerak transisi energi nasional. Langkah tersebut sejalan dengan roadmap pembangunan pabrik bioetanol baru di berbagai wilayah strategis, termasuk pengembangan di Glenmore, Banyuwangi, guna mewujudkan Indonesia yang lebih hijau dan mandiri secara energi. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense