BREAKING NEWS
 

Konsumsi Masyarakat Melonjak

Stimulus Lebaran Jadi Motor Ekonomi Nasional

Reporter : NOVALLIANDY
Editor : FAZRY
Minggu, 8 Maret 2026 06:30 WIB

 Sebelumnya 
Dalam beleid tersebut, diatur proses pembayaran THR dan gaji ketiga belas dilakukan melalui sistem aplikasi penggajian berbasis web atau desktop. Sebelum diterbitkan Surat Perintah Membayar Langsung (SPM-LS) yang diajukan ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) untuk penerbitan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D).

Kementerian Keuangan menegaskan, mekanisme tersebut disiapkan untuk memastikan penyaluran THR bagi aparatur negara berjalan tertib, akuntabel, serta tepat waktu. Sehingga dapat mendorong konsumsi masyarakat menjelang Idul Fitri.

Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance Esther Sri Astuti mengatakan, momentum Ramadan dan Idul Fitri memiliki potensi besar untuk mendorong aktivitas ekonomi nasional melalui peningkatan konsumsi masyarakat.

Baca juga : Keluarga Jadi Fondasi Utama Jakarta Menuju Kota Global

“Namun, dorongan tersebut tidak bersifat otomatis sehingga membutuhkan dukungan kebijakan lain yang tepat agar dampaknya lebih luas dan berkelanjutan bagi pertumbuhan ekonomi. Pemberian THR jadi salah satunya,” kata Esther kepada Rakyat Merdeka, Jumat (6/3/2026).

Menurut dia, dinamika ekonomi selama Ramadan juga ditopang oleh aktivitas sektor informal yang tumbuh secara alami di tengah masyarakat.

Berbagai kegiatan ekonomi seperti bazar makanan Ramadan hingga penjualan hampers Lebaran turut menjadi penggerak konsumsi domestik.

Baca juga : AC Milan Vs Inter Milan, Derby Hidup Mati

Selain itu, konsumsi rumah tangga, khususnya kebutuhan pangan, cenderung meningkat selama Ramadan hingga Lebaran, karena adanya tradisi berbagi dan kegiatan sosial keagamaan.

“Konsumsi makanan biasanya meningkat karena masyarakat banyak berbagi dan bersedekah. Dalam tradisi Islam, Ramadan juga dipercaya sebagai bulan yang baik untuk memperbanyak amal,” ujarnya.

Meski demikian, Esther menilai, Pemerintah perlu memastikan momentum peningkatan konsumsi tersebut dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih besar.

Baca juga : Raymond/Joaquin Enak Makan... Enak Tidur...

Menurutnya, terdapat tiga sektor yang memiliki peluang besar untuk mendorong aktivitas ekonomi pada periode Ramadan dan Idul Fitri, yakni sektor pangan, transportasi dan logistik.

“Selain pencairan THR untuk aparatur negara, ketiga sektor tersebut berperan langsung dalam kehidupan masyarakat selama Ramadan dan Idul Fitri. Jadi, layak mendapatkan stimulus agar daya ungkitnya terhadap perekonomian nasional semakin besar,” pungkas Esther. NOV

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 10, edisi Minggu, 8 Maret 2026 dengan judul "Konsumsi Masyarakat Melonjak Stimulus Lebaran Jadi Motor Ekonomi Nasional"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense