BREAKING NEWS
 

Sehari Setelah Memerah, Pasar Kembali Hijau

Reporter : NUR ROCHMANNUDIN
Editor : ADITYA NUGROHO
Sabtu, 15 Agustus 2026 07:30 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menghijau. (Foto: Rizki Syahputra/RM.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan rupiah kembali hijau pada perdagangan Jumat (14/8/2026) setelah sehari sebelumnya memerah. Penguatan indeks dan rupiah salah satunya dipengaruhi respons positif pasar terhadap pidato Presiden Prabowo Subianto di Sidang Tahunan MPR

Pada pembukaan perdagangan kemarin, nilai tukar rupiah dibuka pada level Rp 17.874 per dolar Amerika Serikat (AS). Mata uang Garuda menguat tipis 0,02 persen dibandingkan penutupan perdagangan hari sebelumnya sebesar Rp 17.877 per dolar AS. 

Penguatan rupiah berlanjut pada Jumat siang. Rupiah tercatat berada pada level Rp17.839 per dolar AS atau menguat 0,21 persen. Penguatan berlanjut hingga penutupan perdagangan. Rupiah ditutup menguat 0,28 persen menjadi Rp 17.827 per dolar AS. 

Hal yang sama terjadi pada IHSG. Meski sempat melemah tipis 0,08 persen ke level 6.296,59 pada pembukaan perdagangan kemarin, indeks langsung kembali hijau.

Baca juga : Korupsi Transfer Pricing PT TPL, 2 Pegawai Pajak Jadi TSK

Pada Jumat siang, indeks menguat 0,56 persen ke level 6.337. Total volume perdagangan mencapai 17,90 miliar saham dan nilai transaksi Rp 6,48 triliun. 

IHSG terus menguat hingga penutupan perdagangan. Indeks menguat 1,59 persen ke level 6.401,89. Sebanyak 334 saham naik, 268 saham turun, dan 191 saham stagnan. 

Adsense

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan, penguatan rupiah dan IHSG dipengaruhi sentimen domestik. Salah satunya adalah pidato Presiden Prabowo Subianto di DPR. 

“Respons positif investor pada pidato Presiden Prabowo membawa efek positif ke rupiah dan IHSG,” katanya di Jakarta, Jumat (14/8/2026). 

Baca juga : Kawal Kebijakan Ekonomi Prabowo, PKB Bentuk Satgas Prabowonomics

Ia memproyeksikan sentimen tersebut masih akan menjadi perhatian investor pada awal pekan depan. Menurutnya, pelaku pasar akan lebih mendalami isi pidato Presiden serta implikasinya terhadap kebijakan ekonomi dan fiskal Pemerintah. 

“Selain itu, investor juga menantikan RDG BI (Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia),” tutur Lukman. 

Senada dikatakan Pengamat Pasar Modal Elandry Pratama. Dia menilai pidato Prabowo menjadi salah satu faktor yang mendorong minat beli investor. 

Untuk diketahui, kemarin pagi Presiden Prabowo menyampaikan pidato kenegaraan di Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR dan DPD di Kompleks Parlemen, Jakarta. Siang harinya, Presiden menyampaikan pidato Nota Keuangan RAPBN 2027. 

Baca juga : Anton Sukartono Kembali Pimpin Demokrat Jabar?

Sebelumnya, Morgan Stanley Capital International (MSCI) menendang 10 saham Indonesia dari indeks global. Hasilnya, IHSG menjadi merah pada penutupan perdagangan Kamis (13/8/2026). Indeks melemah 78,33 poin atau 1,23 persen ke level 6.295,52. [MEN]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense