BREAKING NEWS
 

Data Terakhir Diserahkan BP Jamsostek

Subsidi Upah Gelombang Kelima Segera Cair

Reporter & Editor :
SRI NURGANINGSIH
Sabtu, 3 Oktober 2020 13:15 WIB
Direktur Utama BP Jamsostek Agus Susanto. (Foto: BPJS Ketenagakerjaan)

 Sebelumnya 
Saat validasi data, lanjut Agus, BP Jamsostek bekerja sama dengan perusahaan dan pekerja Sampai dengan gelombang V, pihaknya berhasil mengumpulkan 14,8 juta data nomor rekening. Setelah validasi berlapis menjadi 12,4 juta. Dan ada 1,8 juta yang tidak sesuai dengan Permenaker 14/2020. Lalu, ada 600 ribu data tidak berhasil dikonfirmasi ulang.

Agus mengatakan, dalam menyalurkan subsidi pihaknya mengalami sejumlah tantangan. antara lain, kegiatan perusahaan yang memberikan gaji secara manual karena kondisi geografis yang belum mendukung.

Baca juga : RUU Cipta Kerja Diharapkan Bisa Atasi Tumpang Tindih Regulasi

Selain itu, lanjut Agus, masalah pelaporan data upah oleh perusahaan yang tidak akurat. Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengapresiasi kinerja BP Jamsostek. “Terima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan atas kerja kerasnya telah mengumpulkan dan melakukan validasi data nomor rekening pekerja, yang berhak mendapatkan subsidi gaji atau upah,” tuturnya.

Menurut data Kemenaker, hingga kemarin BSU tahap I telah tersalurkan kepada 2.484.429 penerima (99,38 persen). tahap II 2.981.533 penerima (99,38 persen). Tahap III 3.476.122 penerima (99,32 persen). Tahap IV telah disalurkan kepada 1.836.177. Sementara untuk tahap V sedang dalam proses untuk penyaluran dana hingga ditransfer ke rekening pekerja.

Baca juga : Gibran Didapuk Jadi Ketua Majelis Pertimbangan Karang Taruna

Ida menyatakan, guru honorer dan guru mengaji bisa mendapatkan BSU dari sisa anggaran BSU. “Selain para pekerja bergaji di bawah Rp 5 juta, ada sektor lain yang juga lain yang sangat membutuhkan bantuan subsidi upah ini. Mereka adalah para guru honorer dan guru ngaji,” ujarya.

Dari mana anggarannya? Ida menjawab, dananya berasal dari sisa BSU yang tidak terpakai. Instrumennya, menyerahkan dulu sisa BSU ke Kementerian Keuangan, kemudian direlokasi untuk guru honorer melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan maupun Kementerian Agama. “Nilai sisa dananya masih belum bisa diungkapkan. tetapi, yang pasti data yang masuk ke kami ada 12,4 juta pekerja yang menerima BSU dari target 15,7 juta. Jadi masih ada sisa yang tidak terpakai,” pungkas politisi Partai Kebangkitan Bangsa ini (PKB) ini. [MEN]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense