BREAKING NEWS
 

AP II Maksimalkan Stimulus PSC, Ini 5 Dampak Positifnya

Reporter : KINTAN PANDU JATI
Editor : MUHAMAD FIKY
Minggu, 25 Oktober 2020 20:15 WIB
Bandara Soekarno-Hatta ramai lagi di tengah pandemi..

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Angkasa Pura II (Persero) optimistis stimulus tarif Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) atau dikenal Passenger Service Charge (PSC) dapat berdampak positif pada peningkatan lalu lintas penerbangan. 

President Director PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin mengatakan, perseroan bersama stakeholder akan memanfaatkan stimulus penerbangan secara maksimal.  

“Bantuan pemerintah harus dimanfaatkan secara maksimal, sehingga aktivitas perekonomian tetap terjaga di tengah pandemi. Bandara Soekarno-Hatta sebagai  jangkar rute domestik (anchor airport) memiliki peran penting karena dapat menjadi motor penggerak penerbangan nasional,” kata Awaluddin, Minggu (25/10). 

Dia yakin terdapat lima dampak positif sejalan dengan stimulus PSC. Pertama, meningkatkan utilisasi slot time penerbangan di atas 40%. 

Sebagai contoh, kata dia, Bandara Soekarno-Hatta memiliki 1.367 daily slot plan yang artinya dalam 1 hari dapat melayani sebanyak 1.367 penerbangan (take off/landing). 

Baca juga : Ini 3 Jurus Angkasa Pura II Maksimalkan Stimulus

Data pada 22 Oktober 2020 menunjukkan jumlah penerbangan sebanyak 517 penerbangan, atau sekitar 38% dari kapasitas slot yang ada. 

“Kami menargetkan utilisasi slot penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta dapat menyentuh sekitar 600 penerbangan per hari pada November, atau sekitar 43% dari kapasitas. Pada Oktober, rata-rata penerbangan masih sebanyak 400 – 500 penerbangan per hari,” jelasnya. 

Kedua, route dan destinasi penerbangan semakin bertambah. Pada saat normal, Bandara Soekarno-Hatta memiliki 81 destinasi. Berdasarkan data 22 Oktober 2020 rute yang dilayani sebanyak 63 destinasi. 

Sejalan dengan adanya stimulus PSC, maka diharapkan destinasi yang dibuka kembali dapat semakin banyak hingga mencapai kondisi pada saat normal. 

Adsense

Ketiga, frekwensi penerbangan di 1 rute dapat mencapai ratio utilisasi 50%. Frekwensi penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta ditargetkan dapat minimal mencapai ratio 50%, khususnya untuk rute-rute sibuk. 

Baca juga : Eri Cahyadi Janjikan Warga Bebas Biaya BPJS, Ini Syaratnya

Misalnya, Jakarta – Denpasar, dalam kondisi normal dilayani 49 penerbangan per hari, namun di tengah pandemi 21 penerbangan per hari (43% utilisasi)

Lalu, Jakarta – Medan, kondisi normal 39 penerbangan per hari namun di tengah pandemi 16 penerbangan per hari (41% utilisasi). Selanjutnya, Jakarta – Surabaya, dalam kondisi normal 51 penerbangan per hari, di tengah pandemi 17 penerbangan per hari (33% utilisasi)

Keempat, tingkat keterisian penumpang di pesawat (load factor) dapat meningkat. Saat ini, rata-rata load factor di penerbangan keberangkatan bandara-bandara Angkasa Pura II berkisar 40% hingga 45%. 

Dengan adanya stimulus yang membebaskan tarif PSC bagi penumpang pesawat, maka harga tiket dapat lebih rendah sehingga meringankan masyarakat untuk melakukan perjalanan. 

Bantuan ini diharapkan load factor meningkat maksimal mencapai 70% sesuai peraturan sesuai SE Dirjen Perhubungan Udara No 13/200. 

Baca juga : David Moyes dan Dua Pemain West Ham Positif Corona

Kelima, jumlah penumpang pada November dapat meningkat tumbuh 20%. BUMN di bidang pengelolaan bandara ini memperkirakan jumlah pergerakan penumpang 5 bandara, termasuk di dalam skema stimulus PSC dapat meningkat 20% pada November menjadi 1,74 juta orang, dibandingkan dengan Oktober. Khusus di Bandara Soekarno-Hatta, penumpang pada November diperkirakan mencapai 1,35 juta. 

Awaluddin memastikan, perseroan berkoordinasi dengan maskapai untuk meningkatkan slot time penerbangan (supply side), di antaranya dengan pembukaan rute domestik yang sempat ditutup di tengah pandemi dan penambahan frekwensi penerbangan di rute eksisting (demand side). 

“Banyaknya pilihan penerbangan, maka pasar akan terbentuk sehingga load factor meningkat dan pergerakan penumpang di bandara juga meningkat,”tukasnya. 

Ia pun memperkirakan, tahun ini jumlah penumpang di 19 bandara Angkasa Pura II dapat mencapai sekitar 35 juta pergerakan orang.  [KPJ]


 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense