BREAKING NEWS
 

Digitalisasi BNI Sentuh 22 Juta Warga

Reporter & Editor :
SRI NURGANINGSIH
Rabu, 28 Oktober 2020 08:52 WIB
Ilustrasi gedung Bank Negara Indonesia. (Foto: Dok. BNI)

 Sebelumnya 
Kedelapan, QRIS (QR Code Indonesia Standard) adalah standar QR Code untuk sistem pembayaran Indonesia yang dikembangkan oleh Bank Indonesia dan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) sejak 2019 untuk mendorong kualitas sistem pembayaran di Indonesia. Saat ini lebih dari 190 Ribu Merchant BNI telah menggunakan QRIS.

Kesembilan, BNI Sonic (Self Service Opening Account), hadir untuk mempermudah calon nasabah dalam membuka rekening tabungan dengan lebih praktis dan cepat. Layanan BNI SONIC ditangani oleh mesin secara cepat dan menyeluruh sehingga ketika selesai membuka rekening, nasabah dapat langsung menggunakan kartu debit secara normal layaknya membuka tabungan di outlet konvensional.

Layanan BNI SONIC sangat mempermudah terutama bagi calon nasabah milenial yang digital savy. Layanan ini cocok unuk nasabah yang memiliki keterbatasan waktu untuk datang ke outlet konvensional.

Baca juga : Lorin Hotel Sentul Gelar Lomba Mewarnai

Rata-rata durasi pembukaan rekening adalah 2 Menit 45 Detik atau 3 Menit. BNI Sonic menjadi langkah awal proses Branch Transformation dan saat ini tersedia di 7 outlet Digital Branch BNI serta sering dipergunakan di berbagai event BNI. Saat ini, lebih dari 100 Ribu Rekening Baru berhasil dibuka menggunakan mesin BNI Sonic.

Kesepuluh, Digital Opening Account: yang mendukung proses digitalisasi dalam inklusi keuangan khususnya pembukaan rekening tabungan. BNI meluncurkan BNI Digital Opening Account yang memberikan kemudahan pembukaan tabungan kapan dan dimana saja menggunakan perangkat smartphone.

Sejak diluncurkan pada 5 Juli 2019, hingga saat ini aplikasi ini telah diakses hampir 300rb pengguna dengan pembukaan rekening sebanyak 19.700 rekening.

Baca juga : Tinjau Banjir Garut, Bos BNPB Puji Ketangguhan Warga

Kesebelas, BNI More atau BNI Mobile Remittance merupakan aplikasi kiriman uang yang dapat diakses melalui smartphone yang memudahkan para pekerja Migran Indonesia khususnya di Singapura untuk ke seluruh bank di Indonesia secara mudah, aman, cepat dan terpercaya.

Sampai saat ini total transaksi melalui BNI MoRe sebanyak lebih dari 90.000 transaksi dengan volume mencapai USD 27.000.

Keduabelas, EDC atau Electronic Data Capture yaitu sebuah alat penerima pembayaran yang dapat menghubungkan antar rekening bank. Di BNI, terdapat 2 jenis EDC yaitu EDC online dan EDC offline.

Baca juga : Digitalisasi Pasar Rakyat, Kemendag Gandeng OVO

Iqbal mengatakan EDC Offline merupakan sistem yang dikembangkan oleh BNI untuk dapat menghadirkan layanan transaksi di daerah- daerah terpencil yang belum tersentuh oleh infrastruktur network. Sistem ini dibangun tanpa perlu menggunakan infrastruktur network untuk dapat melakukan transaksi dengan verifikasi menggunakan teknologi biometrik.

Ia menambahkan saat ini layanan ini dihadirkan untuk membantu program Pemerintah dalam hal mendistribusikan bantuan sosial di daerah remote. "BNI juga mengembangkan EDC Android, yang mendukung pembukaan rekening simpanan dan layanan keuangan melalui mesin EDC, sehingga memudahkan akses nasabah untuk melakukan pembukaan rekening melalui event/ komunitas tanpa datang ke outlet/Cabang," ungkapnya.

"Berbagai solusi digital telah disiapkan oleh BNI untuk menjawab tantangan dalam mengimplementasikan inklusi keuangan, membangun bisnis dan ekosistem digital sesuai dengan kebutuhan nasabahnya di seluruh pelosok negeri," pungkas Iqbal. [SRI]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense