RM.id Rakyat Merdeka - PT Angkasa Pura I (Persero) atau AP I memastikan proyek pengembangan empat bandara yang dikelolanya terus dilanjutkan.
Empat bandara tersebut yakni Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Bandara Internasional Lombok Praya, Bandara Juanda Surabaya, dan Bandara Sam Ratulangi Manado.
Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi mengungkapkan, pada proyek pengembangan Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, terminal penumpang akan diperluas menjadi 166.815 meter persegi yang dapat menampung 15 juta penumpang per tahun dari luasan terminal eksisting 51.815 meter persegi dengan kapasitas 7 juta penumpang per tahun.
Baca juga : Angkasa Pura II Perkenalkan Portofolio Baru Healthcare Services Di Soetta
"Selain itu, apron juga akan diperluas menjadi 385.346 meter persegi (kapasitas 53 parking stand) dari luasan eksisting yang hanya 185.500 meter persegi dengan kapasitas 42 parking stand," terangnya.
Proyek pengembangan Bandara Sultan Hasanuddin Makassar sudah mulai pekerjaan desain dan perluasan terminal 1 serta apron selatan-timur.
Hingga akhir September 2020, progress pengembangan Bandara Sultan Hasanuddin Makassar telah mencapai 55,17 persen dan ditargetkan dapat selesai pada Mei 2021.
Baca juga : Angkasa Pura I Pastikan Seluruh Bandara Yang Dikelola Terapkan Prokes Secara Ketat
Sedangkan Bandara Internasional Lombok Praya dikembangkan untuk mendukung pengembangan kawasan ekonomi khusus (KEK) Mandalika.
Wilayah tersebut rencananya menjadi lokasi penyelenggaraan MotoGP 2021. Pengembangan yang dilakukan yaitu perpanjangan landas pacu (runway) dari 2.750 meter menjadi 3.330 meter, perluasan terminal menjadi 40 ribu meter persegi yang dapat menampung 7 juta penumpang per tahun.
Hingga 24 Oktober 2020, progress proyek pengembangan Bandara Internasional Lombok mencapai 40 persen dengan target penyelesaian pada Februari 2021.
Baca juga : Prabowo Masih Karantina
Sementara untuk pengembangan Bandara Juanda Surabaya mencakup perluasan Terminal 1 beserta pembenahan interior dan fasilitas penunjangnya, overlay runway 10-28, rekonstruksi apron B Terminal 2, dan perluasan terminal kargo internasional.
Perluasan Terminal I menjadi 91.700 meter persegi dari 62.700 meter persegi akan menambah kapasitas Terminal 1 menjadi 13 juta penumpang per tahun dari yang saat ini hanya 7 juta per tahun.
"Perluasan Terminal I Bandara Juanda ini selesai 100 persen bpada November 2020 ini," ucapnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.