BREAKING NEWS
 

Tingkatkan Fasilitas Loading/Unloading, Pertamina RU IV Perlancar Distribusi BBM & BBK

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Rabu, 24 April 2019 09:34 WIB
Launching Loading BBM Simultan Pertamina RU IV di Gedung Patra Graha, Cilacap, Jawa Tengah, Senin (22/4). (Foto: Humas Pertamina RU IV)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pertamina RU IV meresmikan Fasilitas Loading/ Unloading secara Simultan Produk BBM (Bahan Bakar Minyak) dan BBK (Bahan Bakar Khusus) di Gedung Patra Graha, Cilacap, Jawa Tengah, Senin (22/4). Peresmian loading simultan ini dilakukan oleh GM RU IV Djoko Priyono dan GM MOR IV Tengku Fernanda.

Kapasitas Kilang Pertamina RU IV Cilacap mencapai 348.000 barrel crude per hari, setara 33,4 persen total kapasitas kilang nasional. Fasilitas utama Kilang Pertamina RU IV Cilacap terdiri dari Kilang BBM (meliputi Fuel Oil Complex I dan Fuel Oil Complex II), Kilang Non BBM (meliputi Lube Oil Complex I, Lube Oil Complex II, Lube Oil Complex III), Kilang Paraxylene, Kilang RFCC, Drum Plant dan Kilang Sulfur Recovery Unit. Fasilitas pendukung yang ada yaitu Kilang Utilities, Dermaga, SPM, Laboratorium, Workshop, Tanki Timbun, Perkantoran, Perumahan Pekerja, serta Rumah Sakit.

Pertamina terus berupaya melakukan pengembangan bisnis kilang dengan meningkatkan kapasitas loading dan unloading BBM dan BBK sebagai wujud Program Nawacita Presiden Republik Indonesia tentang kedaulatan energi Indonesia. Pengembangan berupa improvement tersebut, antara lain meliputi 4 hal. 

Baca juga : Luncurkan PertafloSIM, Pertamina Lakukan Efisiensi di Sektor Hulu

Pertama, Premium/ Pertamax. Dengan adanya improvement ini, kegiatan transfer Premium dan Pertamax ke TBBM (Terminal Bahan Bakar Minyak) Lomanis yang sebelumnya dilakukan secara bergantian, saat ini sudah dapat dilakukan secara / simultan. Kedua, Avtur.  Improvement ini membuat kegiatan transfer Avtur ke TBBM Sleko & kapal dan unloading Kerosene, dapat dilakukan secara simultan/ bersamaan. 

Adsense

Ketiga, Solar. Dengan dilaksanakan improvement ini, kegiatan transfer solar ke TBBM Lomanis dan loading ke kapal sudah dapat dilakukan secara simultan/ bersamaan. Keempat, Marine Fuel Oil (MFO). Improvement ini mempermudah kegiatan loading MFO dan unloading MBC (Minyak Bakar Cepu) atau Low Sulfur Waxy Residu (LSWR) secara simultan/ bersamaan. Sehingga, loading dan blending MFO dapat dilakukan secara bersamaan dengan unloading MBC/ LSWR.

Di samping itu, untuk menurunkan okupansi Jetty Area 70 yang tinggi (82,5 persen), RU IV juga melakukan improvement berupa modifikasi dan penambahan fasilitas loading solar di CIB (Crude Island Berth) I. Jetty CIB berada di tengah laut Jawa yang berjarak lebih kurang 18 mil dari pinggir pantai. CIB selama ini hanya dipakai untuk fasilitas unloading Arabian Light Crude (ALC). Sedangkan Solar merupakan produk dengan kuantiti terbesar di RU IV, sehingga perlu adanya penambahan fasilitas loading.

Baca juga : Dorong Milenial Papua, Pertamina Gelar Kuliah Umum Politik Inklusif Bareng Tanri Abeng

Sebelumnya loading Solar hanya bisa dilakukan di Jetty Area 70. Namun kini, melalui improvement, loading Solar juga dapat dilakukan di CIB I. Sehingga, Occupancy Jetty Area 70 dapat turun secara signifikan, dari 82,5 persen menjadi 69,5 persen.

Revitalisasi fasilitas distribusi BBM dan BBK secara simultan di RU IV, dapat meningkatkan fleksibilitas sarana dan distribusi produk. Sehingga, dapat menurunkan angka IPT (Integrated Port Time). Implikasi menurunnya angka IPT, diyakini dapat meningkatkan kelancaran distribusi, demi menjamin ketahanan energi nasional. Terutama, produk-produk yang dihasilkan dari Kilang RU IV.

Selain itu, juga terdapat potensi penghematan 159 juta dolar AS per bulan berupa penghematan sewa kapal. Sedangkan potensi kenaikan margin karena kapasitas pengolahan, naik 3,6 juta dolar AS per bulan. [HES]
 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense