BREAKING NEWS
 

Kinerja Keuangan Loyo Terimbas Pandemi

Setoran Dividen BUMN Ke Negara Menciut 11 Persen

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : FAZRY
Selasa, 15 Juni 2021 05:37 WIB
Ilustrasi. (Foto : Istimewa).

RM.id  Rakyat Merdeka - Setoran dividen Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ke negara tahun 2020 menurun. Hal ini dipastikan dampak dari penurunan kinerja keuangan akibat pandemi Covid-19.

Wakil Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Eko Listiyanto menilai wajar penurunan dividen BUMN ke­pada negara. Pasalnya, banyak BUMN yang tidak membagikan dividen, akibat kinerja keuangan yang turun karena pandemi.

Baca juga : Menko Airlangga: KEK Batam Bisa Buat Indonesia Setara Negara Maju

“Bahkan tahun ini beberapa BUMN Karya tidak membagikan dividen. Seperti Adhi Karya, Wijaya Karya, dan Jasa Marga. BTN pun tidak membagikan dividen,” imbuhnya ke­pada Rakyat Merdeka.

Alhasil, lanjut Eko, pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang bersumber dari hasil dividen BUMN ikut menurun. Menurutnya, perlu strategi jitu untuk memperbaiki kinerja BUMN. Terutama yang kondisi keuangannya tidak mudah dalam kondisi pandemi.

Baca juga : Penanganan Pandemi Covid-19, Kemenkes Beri Rapor Merah Pemprov DKI

Corporate Secretary BRI, Aestika Oryza Gunarto mengungkapkan, jumlah dividen disetrorkan BRI Rp 11,7 triliun, atau setara 26,4 persen dari total Rp 45 triliun dividen yang diterima negara dari BUMN.

“Ke depan, kami komit men­jaga tren pertumbuhan kinerja meski perekonomian nasional dihadang pandemi Covid-19. Dan konsisten menghadirkan nilai sosial dan ekonomi bagi stakeholder,” ucapnya kepa­da Rakyat Merdeka, kemarin.

Adsense

Baca juga : Di Tengah Pandemi, Phapros Bagikan Deviden 40 Persen

Aestika membeberkan, dalam meningkatkan pendapatan BRI, pihaknya akan memberdayakan Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) melalui dua strategi. Pertama, dengan menaik kelas­kan pelaku UMKM, dari skala mikro menjadi kecil dan kecil menjadi menengah.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense