BREAKING NEWS
 

Bersama Principal Asset Management, Allianz Indonesia Berikan Dana Usaha Bagi UMKM Disabilitas

Reporter & Editor :
TEAM ADV
Kamis, 12 November 2020 07:24 WIB
salah satu UMKM yang mengikuti Kompetisi EMPOWERED 3.0 (Economic Empowerment for Entrepreneurs with Disability) yang diselenggarakan Yayasan Allianz Peduli, bersama Principal Asset Management

RM.id  Rakyat Merdeka - Kolaborasi Allianz Indonesia melalui Yayasan Allianz Peduli, bersama Principal Asset Management melalui Kompetisi EMPOWERED 3.0 (Economic Empowerment for Entrepreneurs with Disability) memasuki tahap akhir. Sepuluh pelaku UMKM yang terpilih, telah menyelesaikan masa pendampingan dan pelatihan mereka yang dimulai sejak Juli 2020. Progres setiap peserta dipantau dengan baik, dan digunakan sebagai dasar penilaian untuk menentukan tiga rencana usaha terbaik dari kompetisi ini. 

Ketua Yayasan Allianz Peduli, Ni Made Daryanti menuturkan, Kompetisi EMPOWERED 3.0 berbeda dari sebelumnya karena berlangsung secara online. Meski begitu proses pendampingan, pelatihan, dan penilaian berjalan dengan baik. Peserta belajar membuat catatan keuangan yang benar, strategi marketing dan branding, pengelolaan limbah produk, dan lain sebagainya. 

Adsense

Baca juga : Bersinergi Dengan Kemensos, KNPI Salurkan Bantuan Untuk Masyarakat Di Daerah

"Kami antusias melihat kemajuan yang signifikan dari kesepuluh peserta, sehingga kami cukup kesulitan untuk memilih tiga usaha terbaik. Harapannya setelah program ini, para peserta semakin berdaya untuk diri sendiri dan lingkungan mereka, serta mampu bersaing di pasar yang kian kompetitif," ucapnya pada acara Puncak penutupan  Webinar Pemberdayaan UMKM Difabel di Tengah Pandemi (11/11).

Proses penjurian dilakukan oleh tim dari Yayasan Allianz Peduli dan Principal Asset Management dengan indikator penilaian diantaranya: bertambahnya pendapatan dari usaha, mampu melakukan pembukuan usaha dengan baik, penambahan jumlah karyawan, serta perluasan cakupan usaha. Tiga rencana usaha dengan nilai tertinggi dimiliki oleh M. Wazir dari Kabupaten Semarang, M. Abdul Ghofur dari Kabupaten Blora, dan Wuri Akhdiyatni dari Kabupaten Bantul. Para pelaku usaha ini akan menerima dana untuk pengembangan usaha mereka, masing-masing sebesar Rp50.000.000 dipotong pajak, persembahan dari Yayasan Allianz Peduli dan Principal Asset Management, serta masyarakat yang telah berdonasi melalui kampanye #30MenitSehari di media sosial Allianz Indonesia.

Baca juga : Prancis Masih Pandemi, Belajar Bahasa Indonesia Pun Digelar Daring

“Kami berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam pemberdayaan komunitas difabel, termasuk pelaku UMKM yang tentunya terimbas pandemi saat ini. Pemberdayaan ini dilakukan tidak hanya dengan pemberian modal usaha, namun juga dengan pendampingan untuk memastikan keberlanjutan usaha mereka. Kami ingin mengajak masyarakat dan pelaku usaha lain untuk turut memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sosial dan ekonomi di sekitar kita, melalui berbagai proyek filantrofi,” kata Agung Budiono, Chief Executive Officer, Principal Asset Management.

Harapan Allianz Indonesia dan Principal Asset Management adalah agar kompetisi ini dapat menjadi insiprasi dan motivasi baik bagi pelaku usaha difabel maupun bagi masyarakat umum. Sejatinya, menjadi penyandang disabilitas bukan menjadi halangan bagi pelaku usaha untuk terus berkarya secara produktif dan berkelanjutan, bahkan dapat membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain. Masyarakat pun diharapkan dapat melepas stigma negatif mengenai penyandang disabilitas, dan saling mendukung dengan turut berkontribusi bagi sesama melalui berbagai proyek kemanusiaan, tambah Agung. [ARM]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense