BREAKING NEWS
 

Kemenpora Ingin Cetak Teknoprener Muda Indonesia

Reporter & Editor :
SAIFUL BAHRI
Kamis, 4 Juli 2019 19:53 WIB
Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Faisal Abdullah saat menjadi narasumber kegiatan Teknoprener Muda Pemula 2019 di PrimBiz Hotel, Tegal, Kamis (4/7) pagi. (Foto : Kemenpora)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kegiatan Teknoprener Muda Pemula yang digagas Kemenpora mendapat apresiasi pemuda Indonesia. Besarnya manfaat untuk mencetak teknoprener muda Indonesia, tahun 2019 ini, cakupan wilayah kegiatan ini diperluas ke berbagai wilayah.

Jika tahun lalu dilaksanakan di 4 (empat) kabupaten/kota (Batam, Klaten, Malang dan, Manado), kini lokasi pencarian para pemuda yang bergerak di bidang entrepreneur berbasis teknologi ini, diperluas menjadi 6 (enam) kabupaten/kota/provinsi yakni, Tegal, Banjarmasin, Jambi, Kediri, D.I. Yogyakarta, dan Denpasar.

Hal ini tentu saja untuk meningkatkan output kegiatan, dari yang sebelumnya mendapatkan 20 pemuda teknoprener dari 4 lokasi, kini ditingkatkan menjadi 48 pemuda teknoprener di 6 lokasi.

Baca juga : DPD Komitmen Dukung Investasi Rusia di Indonesia

Ajang prakualifikasi yang diikuti peserta sebanyak 180 pemuda ini akan dimulai di kabupaten Tegal pada 3-5 Juli 2019, lalu dilanjutkan di kota Banjarmasin pada 10-12 Juli 2019, Jambi pada 17-19 Juli 2019, Kediri pada 24-26 Juli 2019, D.I. Yogyakarta pada 31 Juli – 2 Agustus 2019, dan diakhiri di Denpasar pada 7-9 Agustus 2019.

Adsense

Dari masing-masing lokasi kegiatan akan dipilih 8 (delapan) dari 30 pengusaha muda pilihan juri. Tiga peserta terbaik dari delapan peserta terpilih akan mendapatkan Rp15 juta/orang dari Asisten Deputi Peningkatan Kewirausahaan Pemuda, dan lima peserta terpilih lainnya akan mendapatkan Rp10 juta/orang dari Asisten Deputi Peningkatan IPTEK dan IMTAQ Pemuda.

Pada sambutannya Deputi Pemberdayaan Pemuda Kemenpora Faisal Abdullah mengatakan, kegiatan ini sejalan dengan program pelayanan kepemudaan yang mempunyai arah untuk meningkatkan daya saing dan kemandirian. "Melalui kegiatan ini, pemuda diharapkan dapat berpartisipasi dan berperan aktif dalam membangun kapasitas IPTEK dalam bisnisnya di tengah-tengah komunitas pemuda di lingkungannya,” katanya.

Baca juga : Kemenpora Ingin Pramuka Perluas Sinergi dengan BUMN dan Swasta

“Tegal mempunyai potensi untuk mengembangkan umkm anak muda kita meskipun memang ada yang masih sangat dasar dan perlu pengalaman serta pelatihan-pelatihan yang banyak untuk sampai kepada hasil produk yang lebih baik lagi yang bisa dipasarkan di pasar nasional maupun internasional,"

Sementara Asisten Deputi Peningkatan IPTEK dan IMTAQ Pemuda Hamka Hendra Noer mengatakan kapasitas pemuda untuk menggeluti bidang Teknoprener perlu terus ditingkatkan agar menjadi pengusaha di tingkat daerah bahkan nasional.

“Selain memberikan dukungan kepada mereka yang memiliki prestasi dan kreativitas dalam dunia bisnis berbasis IPTEK, pelaksanaan kegiatan ini juga mensosialisasikan wacana teknoprener pemuda sebagai motor penggerak dan partisipasi aktif di kalangan pelaku usaha pemuda,”tutupnya.

Baca juga : Tertinggi di Asia Tenggara, Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia

Kegiatan Teknoprener Muda Pemula merupakan ajang penjaringan dan pembinaan teknoprener muda yang memiliki keunggulan IPTEK dalam menjalankan usahanya, antara lain : usaha di bidang periklanan; arsitektur; pasar seni dan barang antik; kerajinan; desain; fashion (mode); film, video, dan fotografi; permainan interaktif; musik; seni pertunjukan; penerbitan dan percetakan; teknologi informasi. [IPL]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense