BREAKING NEWS
 

Buruan Booster, Stok Vaksin Masih Banyak

Reporter : FAJAR EL PRADIANTO
Editor : ACHMAD ALI FUTHUHIN
Sabtu, 18 Juni 2022 07:40 WIB
Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Airlangga Hartarto. (Foto: Humnas Kemenko Perekonomian)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kasus Covid-19 di Tanah Air kembali mengalami kenaikan. Untuk mencegah kasus makin naik, masyarakat yang belum menerima vaksinasi dosis ketiga alias booster, diminta segera melakukannya.

Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Airlangga Hartarto menjamin, ketersediaan vaksin booster masih cukup untuk kebutuhan masyarakat.

Vaksin booster sangat dianjurkan untuk menambah perlindungan bagi masyarakat dalam menghadapi berbagai varian baru. Terutama, subvarian BA.4 dan BA.5 yang saat ini menjadi biang kerok lonjakan kasus di sejumlah negara.

Baca juga : Di Pertemuan Covax, Indonesia Dorong Percepatan Vaksinasi Global

“Jumlah vaksin kita masih banyak, sekitar 40 juta dalam stok sampai akhir tahun,” ujar Airlangga dalam keterangan persnya di Jakarta, kemarin.

Jumlah tersebut masih akan bertambah. Rencananya, Indonesia akan kembali menerima pasokan vaksin dari luar negeri. Akan ada sekitar 70 juta dosis lagi yang akan dikirim.

Karena itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian ini meminta daerah tak perlu khawatir stok berkurang atau habis. Vaksinasi, harus digenjot semaksimal mungkin.

Baca juga : Partai Buruh Serukan Stop Politisasi Pancasila

“Kami berharap untuk vaksin dosis tiga ini terus didorong, khususnya di beberapa provinsi yang tingkat capaiannya masih rendah,” tegasnya.

Selain booster, Airlangga juga mengingatkan kepala daerah tetap mendorong vaksinasi dosis primer, yaitu vaksinasi dosis satu dan dosis dua.

Adsense

Soalnya, sampai sekarang masih ada daerah yang cakupan dosis primernya dianggap rendah.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense