BREAKING NEWS
 

Kembangin Ekonomi Umat, Mendag Dorong Pesantren Cetak Wirausaha

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Senin, 12 September 2022 11:59 WIB
Mendag Zulkifli Hasan. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengapresiasi, inisiatif-inisiatif untuk mengembangkan jiwa wirausaha masyarakat. Menurut Zul, Kementerian Perdagangan (Kemendag) mendukung penuh upaya pemberdayaan dan pengembangan ekonomi umat melalui pendidikan berwirausaha.

Hal tersebut disampaikan Zul saat menghadiri penandatanganan nota kesepahaman antara Kemendag dan Pengurus Besar Mathla’ul Anwar (PBMA) sekaligus peletakan batu pertama pembangunan Mathla’ul Anwar Boarding School di Pandeglang, Banten, Minggu (11/9).

Menurut dia, Kemendag mendukung penuh kerja sama dengan Pengurus Besar Mathla’ul Anwar dalam sinergi pemberdayaan dan pengembangan ekonomi umat melalui program peningkatan kapasitas kewirausahaan sumber daya manusia. Melalui kerja sama ini, Kemendag mengajak pondok- pondok seperti Mathla’ul Anwar untuk dapat mencetak saudagar. 

“Jadi, selain mengembangkan ilmu agama, pondok juga didorong untuk mengembangkan teknologi dan ilmu perniagaan,” kata Zul.

Baca juga : Cetak Santri Sadar Lingkungan, PBNU Luncurkan Program Pesantren Hijau

Nota kesepahaman ditandatangani oleh Zul dan Ketua Umum PBMA Embay Mulya Syarief. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua MPR Yandri Susanto, Sekretaris Jenderal Kemendag Suhanto, dan Plt. Gubernur Banten Al-Muktabar.

Zul mengatakan, santri-santri di pondok pesantren juga harus mempelajari ilmu perdagangan. Hal ini menjadi penting terutama karena Indonesia turut bersaing dengan negara-negara lain dalam perdagangan global. 

Kata Zul, dalam membentuk SDM yang hebat diperlukan keseimbangan intelektual, emosional, spiritual, dan kondisi tubuh yang sehat agar menjadi wirausaha dan pelaku usaha yang dapat menguasai pasar dunia.

Adsense

“Berdagang juga harus dipelajari. Hal ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi kita untuk menciptakan wirausahawan-wirausahawan baru yang berasal dari generasi muda para santri milenial yang masih sangat produktif. Sehingga, nantinya diharapkan akan ada ustaz dan ustazah yang juga merangkap sebagai saudagar,” kata Zul.

Baca juga : Sandiaga Uno Support Dan Fasilitasi Karya Anak Bangsa

Dia menambahkan, untuk mencetak lebih banyak wirausahawan, Kemendag memiliki berbagai fasilitas program pembinaan, pelatihan, dan pendampingan untuk meningkatkan daya saing UKM serta untuk menciptakan UKM ekspor. Ketua Umum PAN ini juga  menaruh harapan, lulusan Mathla'ul Anwar akan menjadi wirausahawan dan eksportir andal.

“Pendidikan kewirausahaan harus ditanamkan sejak dini, salah satunya melalui bangku sekolah. Hal ini dianggap penting sebagai salah satu modal utama terciptanya generasi muda yang unggul, kreatif, dan menguasai teknologi sehingga dapat bersaing di pasar global,” beber Zul.

Pengembangan Ekonomi Syariah

Sebelum menghadiri penandatanganan nota kesepahaman di Pandeglang, Zul juga menghadiri peresmian Pondok Pesantren Mahad Islam Rafiah Akhyar di Serang, Banten, Minggu (11/9).

Baca juga : Bangun Gerakan Energi Kerakyatan, PLN Ajak Pesantren Sediakan Bahan Baku Cofiring PLTU

Menurut dia, besarnya populasi muslim di Indonesia berarti potensi yang besar dalam mengembangkan ekonomi syariah.

“Penduduk muslim di Indonesia adalah 87,2 persen dari populasi. Dengan besarnya populasi muslim ini, Indonesia memiliki potensi yang sangat besar untuk mengembangkan sektor keuangan dan ekonomi syariah yang dapat berkontribusi dalam perekonomian nasional,” kata Zul.

Dia menambahkan, pendidikan berperan penting dalam menyiapkan generasi yang kompeten untuk membangun Indonesia di masa mendatang. Terkahir dia berpesan agar lembaga pendidikan seperti pesantren dapat mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul dan dapat berkontribusi di bidang ekonomi.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense