BREAKING NEWS
 

Diduga Akibat Covid

Melonjak, Gagal Ginjal Akut Misterius Pada Anak

Reporter : FAJAR EL PRADIANTO
Editor : ACHMAD ALI FUTHUHIN
Rabu, 12 Oktober 2022 07:35 WIB
Pakar kesehatan anak dr. Henny Adriani. (Foto: Istimewa)

 Sebelumnya 
“Itu yang membuat kami, se­bagai dokter anak, menganggap ini gangguan ginjal akut seba­gai sesuatu yang tidak biasa,” katanya.

Para orangtua (ortu) perlu waspada tentang kondisi ini. Apalagi jika mulai muncul ge­jala. Lebih spesifik ia kembali menyebut bahwa gejala gang­guan ginjal akut misterius ini sama dengan gangguan ginjal akut lainnya.

Ada kaitannya dengan Covid atau tidak tetap harus menjadi perhatian bagi ortu. Beberapa gejala antara lain, dari jumlah buang air kecilnya (BAK) yang menurun drastis secara tiba-tiba hingga tidak keluar sama sekali.

Baca juga : Erick: Kalau Harga Minyak Dunia Melorot, Harga Pertamax Bisa Ikut Turun

Tapi yang paling terlihat dari penyakit ini adalah selalu dimu­lai dari jumlah kencing yang menurun drastis dan tiba-tiba. Kemudian sulit kencing bahkan tidak keluar sama sekali.

Dr Henny mengingatkan ortu untuk mulai melihat intensitas kencing anak. Jika dirasa tidak normal, segera bawa anak ke fasilitas kesehatan terdekat sam­bil memastikan anak mendapat­kan hidrasi yang cukup.

“Kalau ada anak yang nggak pipis enam jam misalnya, sudah langsung saja dibawa pergi ke RS, memang belum tentu gagal ginjal akut misterius, tetapi ini menjadi warning yang harus diwaspadai,” imbaunya.

Baca juga : Ditahan Sampdoria, Gaya Main Juventus Bikin Bosan

Anak biasanya mengalami demam dan diare. Sebagian lagi ada yang disertai dengan gejala saluran napas misalnya batuk dan pilek.

Penyebab utamanya masih dicari tau. Menurutnya ini penting agar para tenaga kesehatan (nakes) dan ortu mengetahui apa yang harus diwaspadai untuk mencegahnya.

Kemunculan kasus ini, harus menjadi warning bagi para ortu agar menjaga pola makan anak yang sehat. Biasakan anak untuk banyak meminum air putih.

Baca juga : Beli Sembako Di Pasar Bisa Lewat Tokopedia

Hindari makanan dan minu­man kemasan yang mengandung bahan berbahaya bagi ginjal seperti soda dan minuman yang mengandung gula yang tinggi. Ia menegaskan bahwa penyakit ginjal bisa menyerang siapa saja, termasuk anak-anak.

“Ginjal itu bukan cuma pe­nyakit orang tua, tapi juga anak-anak,” pungkas Henny. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense