BREAKING NEWS
 

Kemendikbudristek: Penguatan Karakter Perlu Libatkan Ekosistem Pendidikan

Reporter : DIDI RUSTANDI
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Senin, 13 Maret 2023 23:12 WIB
Foto: Humas Kemendikbudristek.

RM.id  Rakyat Merdeka - Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Pusat Penguatan Karakter (Puspeka) menggelar Diskusi Kelompok Terpumpun (DKT) Penguatan Karakter.

Diskusi digelar dengan ekosistem pendidikan sebagai upaya dalam menggelorakan Profil Pelajar Pancasila, inklusivitas dan kebinekaan, serta penuntasan isu tiga dosa besar pendidikan.

Kepala Puspeka, Rusprita Putri Utami, menyampaikan bahwa penguatan karakter merupakan ruh dari pendidikan Indonesia yang tidak terbatas pada kompetensi intelektual.

Generasi bangsa harus memiliki pengetahuan dan pemahaman intelektual disertai karakter yang kuat berlandaskan nilai-nilai Pancasila.

Baca juga : Sinergi Chandra Asri-Krakatau Steel Perkuat Ekosistem Industri Petrokimia Nasional

"Untuk menjadikan Indonesia semakin hebat, penguatan karakter di lingkungan pendidikan membutuhkan kolaborasi dan gotong-royong semua lapisan ekosistem pendidikan, mulai dari satuan pendidikan, pendidik, tenaga kependidikan, orang tua, keluarga, dan masyarakat," ujar Rusprita saat membuka kegiatan DKT di Hotel Novotel Pekanbaru, Riau, Senin (13/3).

Melalui DKT ini, Rusprita berharap seluruh lapisan ekosistem pendidikan akan dapat mengimbaskan implementasi materi penguatan karakter kepada satuan pendidikan yang ada di bawah kewenangan dinas pendidikan dan juga kepada masyarakat luas.

Sementara itu, di level kebijakan teknis, pemerintah daerah diharapkan mempunyai aturan terkait penguatan karakter.

"Tidak hanya itu, daerah juga kita minta untuk melakukan sosialisasi dan kolaborasi program dengan komunitas terutama mengenai implementasi penguatan karakter," imbuh Rusprita.

Baca juga : Dukung Produktivitas Petani, PKT Gelar Pelatihan Bikin Kompos Pakai Biodex

Dia menyatakan, tujuan utama kegiatan DKT Penguatan Karakter bersama Ekosistem Pendidikan adalah untuk menyebarluaskan materi-materi penguatan karakter sekaligus melakukan survei implementasi penguatan karakter, baik di satuan pendidikan maupun di lingkungan masyarakat.

"Melalui kegiatan ini, harapannya Puspeka dapat memperluas sasaran penyebaran kebijakan, program, dan konten yang kemudian dapat bergerak bersama untuk aktif membumikan Pancasila dan penguatan karakter," tutur Rusprita.

Kegiatan DKT tersebut dilakukan mulai tanggal 13-15 Maret 2023 dengan melibatkan ekosistem pendidikan. Yaitu, para pemangku kepentingan pendidikan di Tri Pusat Pendidikan terdiri dari satuan pendidikan, keluarga, dan masyarakat di Provinsi Riau.

Adsense

Selain itu, turut hadir secara daring perwakilan dari Provinsi Aceh, Bengkulu, Kepulauan Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Jambi, Lampung, dan Sumatera Barat.

Baca juga : BPIP Minta Kemendikbud Masukkan Mata Ajar Pancasila Ke Perguruan Tinggi

Kepala SMP Negeri 5 Kandis, Kabupaten Siak, Yeni Irdayati mengatakan, sekolahnya telah melaksanakan praktik baik penguatan karakter dalam kegiatan sehari-hari siswa.

Menurutnya, proses pembelajaran dilakukan melalui kegiatan intrakurikuler, ekstrakurikuler, Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), budaya, dan pembiasaan di sekolah.

Program karakter di sekolahnya diberi nama Pemanis Cendekia, yaitu Pelajar SMA N 5 Kandis Cerdas, Energik, Kritis, Inovatif, dan Agamis.

"Selain itu ada juga beberapa program penguatan karakter yang sudah kami laksanakan termasuk program Roots Anti Perundungan. Pada intinya, kami berusaha menanamkan nilai-nilai karakter di setiap kegiatan sekolah," terang Yeni.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense