Sebelumnya
“Saya baru punya anak. Usianya sekarang 1 tahun. Jadi, main dengan anak menjadi hobi saya,” katanya, sambil tertawa.
Yang paling seru di sesi perkenalan, pas giliran Ardi Bakrie. “Saya yang paling terkenal,” katanya sambil berkelakar, dan menyinggung kasus yang baru-baru ini dialaminya. Dia bilang, manusia tidak lepas dari musibah.
Baca juga : Generasi Ketiga Bakrie Kompak Akrab
Ardi adalah anak bungsu Aburizal Bakrie. “Saya adiknya Mas Anin dan Mba Dita. Paling bungsu. Jadi kelakuannya mirip Arya. Kadang kurang senang yang terlalu serius dan formal,” ucapnya.
Aktivitas bisnisnya menjadi wakil posisi Anindya, di holding company. “Kalau Mas Anin tipenya suka bicara, bercerita, menyerang. Maka, saya di urusan operasionalnya, caranya bertahan. Dalam sebuah pertandingan, ada yang offense ada yang defense. Supaya gawangnya nggak kebobolan,” katanya.
Baca juga : Meriahkan Ramadhan, IKPP Serang Gelar Bazar Migor Dan Wakaf Al-Qur’an
Yang paling terakhir mengenalkan diri yaitu Taufan Eko Nugroho, suami dari Anindhita Bakrie. Dua bulan terakhir, ditunjuk sebagai CEO TVOne. “Saya ingin banyak belajar, bagaimana media bisa terus berkembang dan menjadi lebih baik,” katanya.
Apa pesan penting dari Achmad Bakrie, kakek sekaligus pendiri perusahaan Bakrie Group? Anin menyebut, pertama, jangan beranten. “Semua urusan sudah ada yang mengatur. Jangankan lagi susah. Saat senang pun, jangan berantem atau cekcok,” ucapnya. Kedua, lakukan apapun yang bermanfaat untuk masyarakat. Yang suka organisasi, musik, kegiatan sosial, olahraga, silakan. Tapi ujungnya bawalah nama baik untuk Indonesia. “Founding father kita dulu meraih kemerdekaan dengan perjuangan. Sekarang kita harus menjaganya,” papar Anin.
Baca juga : Yandri Minta BPOM Genjot Literasi Tentang Obat Dan Makanan
Menurut Anin, generasi ketiga Bakrie terlihat lebih beragam kesukaan dan minatnya. Ya, mirip seperti jari jemari tangan kita. “Ada yang tinggi, pendek. Ada yang gemuk. Tapi, coba bayangkan, kalau jari kita ini jempol atau kelingking semua,” katanya, bercanda. Berbeda, tapi tetap bersama.
Salah satu pimpinan media yang hadir sempat bicara soal kehidupan keluarga konglomerat. Katanya, di drama-drama Korea, kita menyaksikan kehidupan chaebol atau konglomerat di Korea Selatan itu, digambarkan penuh konflik dan intrik. Tapi di generasi ketiga Bakrie, kita justru menemukan dan melihat hal yang berbeda. Penuh kehangatan, keakraban dan kekompakan. Ini bisa jadi kunci bagi pengembangan bisnis Bakrie Group yang makin melesat. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.