Sebelumnya
Pengamat transportasi dari Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Deddy Herlambang mengingatkan pentingnya asuransi serta manifest yang pasti dalam uji coba Kereta Cepat Jakarta-Bandung.
“Penting bila terjadi kecelakaan, ada dokumen tentang daftar penumpang, serta awak kereta cepat. Ini bukannya kita berharap, tapi untuk jaga-jaga. Manifest penumpang itu penting. Kemudian asuransinya, harus jelas. Meski penumpangnya belum dikenai tiket,” jelas Deddy.
Walaupun hanya uji coba, kata Deddy, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) wajib menjamin keselamatan penumpang.
Baca juga : Pakai Cara Kreatif, Gerak 08 Ingin Prabowo Menang Satu Putaran
Apalagi, kereta ini punya kecepatan maksimal 351 kilometer per jam. Selain itu, operasional kereta cepat ini memerlukan energi listrik bertegangan tinggi. Harus dijaga agar masyarakat tidak masuk dalam trase kereta ini.
Sekadar informasi, uji coba kereta cepat ini akan dilakukan hingga 30 September 2023 secara gratis.
Kegiatan ini dilakukan dengan kuota terbatas, yakni 500 tempat duduk untuk setiap perjalanan Kereta Cepat Jakarta-Bandung.
Baca juga : Pertama Kali Jajal Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Prabowo: Serasa Di Luar Negeri
Selama masa uji coba terbatas Kereta Cepat, operator kereta cepat KCIC menyediakan 4 jadwal perjalanan pulang pergi (PP) setiap harinya.
Dengan begitu, terdapat total 8 perjalanan kereta cepat yang beroperasi setiap hari selama masa uji coba.
Kepada masyarakat yang ingin mengikuti kegiatan uji coba kereta cepat dapat melakukan pendaftaran melalui situs https://ayonaik.kcic.co.id/.
Baca juga : Ikut Uji Coba Kereta Cepat Bareng Masyarakat, Menhub BKS: Antusiasme Luar Biasa
Untuk pendaftaran tahap 1 telah dibuka sejak 17 September 2023 untuk jadwal keberangkatan 18-24 September 2023.
Sementara, pendaftaran tahap 2 akan dibuka pada 24 September untuk keberangkatan 25-30 September 2023.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Rabu 20/9/2023 dengan judul Uji Coba Kereta Cepat Bareng Warga, Menhub: Kuotanya Ludes
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.