Sebelumnya
“Kita harus melakukan kegiatan-kegiatan dengan mengutamakan transportasi publik yang telah dibangun,” ajaknya.
Sebelumnya, angkutan feeder LRT Palembang mengancam setop beroperasi.
Hal ini dilakukan karena Balai Kereta Api Ringan Sumatera Selatan atau Balai LRT disebut belum membayarkan dana operasional untuk angkot feeder hingga saat ini.
Baca juga : Pengamat Apresiasi Keberhasilan Menteri Bahlil Ajak Warga Pulau Rempang Bergeser
Kepala Operasional PT Transportasi Global Mandiri (TGM) Fajar Wahyudi mengungkapkan, jumlah tunggakan pembiayaan angkutan feeder LRT Palembang periode Juni Juli nilainya mencapai Rp 1,8 miliar.
Namun, kata Fajar, pembayaran tunggakan tersebut sedang dalam proses, dan kemungkinan akan dicairkan pada bulan ini.
“Jadi, kami berkomitmen tetap menjalankan operasional feeder LRT Palembang sesuai dengan kontrak yang telah disepakati,” ujarnya.
Baca juga : PUPR Targetkan Pertengahan 2024 Rumah Menteri Di IKN Siap Dihuni
Sekqdar informasi, LRT Palembang diresmikan Juli 2018 oleh Presiden Joko Widodo. Proyek ini menghabiskan anggaran Rp 10,9 triliun.
Berdasarkan data di semester pertama tahun ini tercatat ada 1,9 juta penumpang yang menggunakan jasa LRT Palembang.
Tahun ini LRT Palembang optimistis dapat mengangkut hingga 3.009.922 orang penumpang.
Baca juga : Kabupaten Tebo Punya Perpustakaan Refresentarif, Sejuk, Nyaman, dan Lengkap
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Minggu 15/10/2023 dengan judul Kejar Target Penumpang, Menteri BKS Rombak Feeder LRT Palembang
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.