BREAKING NEWS
 

Lancar, Aktivitas Bandara Di Hari Terakhir Libur Sekolah

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Senin, 7 Januari 2019 05:32 WIB
Suasana Bandara I Gusti Ngurah Rai Denpasar, Bali pada masa libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019. (Foto; Bali Travel News)

RM.id  Rakyat Merdeka - Hari terakhir libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, aktivitas penumpang di 36 bandara terpantau cukup ramai, dan berjalan lancar tanpa kendala.

Berdasarkan data 36 bandara yang dipantau, dari tanggal 20 Desember 2018 sampai dengan tanggal 5 Januari 2019, total penumpang keberangkatan domestik yang diangkut terlihat mengalami penurunan 14,19 persen dari 4.971.211 pada tahun lalu, menjadi 4.265.835 penumpang, pada tahun ini di periode yang sama.

Kenaikan jumlah penumpang domestik yang diangkut, hanya terlihat di Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai Denpasar yang mencatat 282.109 penumpang, atau naik 1,69 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 277.427 penumpang.

Baca juga : Carolina Bertekad Jadi Pemain Terbaik Sepanjang Sejarah

Selain Ngurah Rai, semua bandara yang dipantau mengalami penurunan jumlah penumpang. Penurunan tertinggi dicatat Bandara Adisoemarmo Solo dengan 53.458 penumpang, atau turun 37,19 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 85.109 penumpang.

Terkait hal ini, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Polana B. Pramesti menuturkan bahwa penurunan jumlah penumpang domestik di masa Nataru, merupakan hal yang wajar. Sebab, dalam waktu libur yang panjang, umumnya orang cenderung mempersiapkan liburannya untuk bepergian ke luar negeri.

Adsense

"Kalau kita lihat datanya, terdapat kenaikan jumlah penumpang keberangkatan internasional di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Husein Sastranegara, Juanda, dan Soekarno Hatta. Kenaikan tertinggi terdapat di Bandara I Gusti Ngurah Rai sebesar 48,78 persen. Mungkin, ini disebabkan karena mereka telah mempersiapkan liburan ke luar negeri, dengan berburu tiket murah misalnya", jelas Polana.

Baca juga : Minim Nilai Tambah, Cuma Gali Lalu Jual

Jumlah penerbangan yang melayani keberangkatan luar negeri mencapai 5.032 penerbangan, naik 8,89 persen dibanding tahun lalu, yang hanya 4.621 penerbangan. Total jumlah penumpang ke luar negeri berjumlah 877.578 orang, atau mengalami kenaikan signifikan sebesar 14,55 persen dibanding tahun lalu, yang hanya 766.106 penumpang.

Pelayanan angkutan udara telah mencapai puncak arus balik pada 2 Januari 2019 lalu. "Puncak Arus Balik Liburan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 terjadi pada H-3 (2 Januari 2019), dengan jumlah penumpang yang diangkut sebanyak 305.270 orang. Meski ini adalah puncaknya, namun turun 11,21 persen dibandingkan dengan hari yang sama pada tahun sebelumnya", tutur Polana.

Terdapat kenaikan jumlah penerbangan ekstra periode Nataru 20 Desember 2018 sampai dengan tanggal 5 Januari 2019 sebanyak 1.845 penerbangan, atau naik 7,83 persen dibandingkan tahun sebelumnya pada periode yang sama, sebanyak 1.711 penerbangan. On Time Performance(OTP) rata-rata penerbangan domestik selama 20 Desember 2018 sampai dengan tanggal 5 Januari 2019 tercatat 78,73 persen. Maskapai Air Asia menjadi pemilik OTP tertinggi sebesar 90,01 persen, dengan total penerbangan sebanyak 801 penerbangan.

Baca juga : Minus Trump, Pemimpin Dunia Hadiri 100 Tahun Akhir PD I

Polana berharap, setelah Posko Nataru 2018/2019 ditutup pada Senin (7/1), akan diperoleh hasil evaluasi yang baik, dan meninggalkan kesan baik pula bagi seluruh pengguna jasa layanan angkutan udara.

"Kami berharap, agar seluruh pengguna jasa layanan angkutan udara merasa terlayani dengan baik selama masa Nataru. Kami akan terus meningkatkan pelayanan, sehingga minat masyarakat dalam menggunakan pesawat sebagai pilihan transportasi dalam melakukan berbagai aktivitasnya dapat terus meningkat", tutup Polana. [HES]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense