Sebelumnya
Ketiga, diperlukannya kembali budaya kolaborasi untuk berinovasi, termasuk melalui pola kemitraan dengan berbagai institusi pendidikan, pemerintah, maupun pemangku kepentingan lainnya.
Ma’ruf menilai, tanpa adanya partisipasi aktif dari generasi penerus bangsa, maka cita-cita dalam membangun Indonesia Maju akan terputus di generasi sebelumnya dan tidak berkelanjutan.
Keempat, Ma’ruf mengajak para wisudawan dan wisudawati sekalian untuk tidak hanya menjadi saksi yang pasif.
Baca juga : Dorong Pertumbuhan, Silo Lanjutkan Pengembangan Siloam 5.0
“Tetapi menjadi motor penggerak dalam pembangunan bangsa ini,” tegasnya.
Pengamat pendidikan Indra Charismiadji menilai, kebijakan pendidikan belum menyentuh persoalan dasar dalam pembangunan sumber daya manusia alias SDM.
Menurut Indra, untuk membangun lulusan SDM yang berkualitas, seharusnya Pemerintah fokus mengutamakan pembenahan kualitas tenaga pendidik.
Baca juga : Surat Berharga Negara Jadi Suntikan Pembangunan
“Seharusnya mulai dari SDM dulu. Tantangan beratnya di situ,” ingat Indra.
Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah IX Andi Lukman mendorong setiap kampus memperkuat jaringan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan mempermudah serapan lulusan di dunia kerja.
“Kita harap kampus terus fokus meningkatkan kualitas pendidikan dan perluas jaringan. Kembangkan jaringan yang luas agar lulusan lebih mudah terserap dunia kerja,” saran dia.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Senin 22/1/2024 dengan judul Wapres Dorong Perguruan Tinggi Cetak Lulusan Berkualitas, Kampus Kudu Jadi Motor Penggerak Pembangunan
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.