BREAKING NEWS
 

Buka PKN II, Menag Pastikan Akan Terus Lakukan Inovasi Digital

Reporter : HENDRAWAN KOSIM WIJAYA
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Senin, 15 Juli 2024 21:19 WIB
Foto: Kemenag.

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas membuka Pelatihan Kepemimpinan Tingkat Nasional (PKN) II Angkatan XXVII.

Seremonial pembukaan PKN II ini berlangsung di gedung HM Rasjidi, Kementerian Agama Jalan MH Thamrin, Jakarta.

Di hadapan 60 peserta PKN, Menag Yaqut menegaskan bahwa Kementerian Agama terus melakukan inovasi digital untuk layanan umat melalui Pusaka Super Apps yang semua layanan keagamaan ada di sana.

"Ini menjadi aplikasi yang menyatukan sekitar 4000 aplikasi sebelumnya menjadi satu aplikasi yang bisa dimanfaatkan oleh seluruh umat beragama," ujar Yaqut, Senin (15/7/2024).

Mengusung tema ‘Digitalisasi Layanan Umat yang Premium dan Terjangkau’, Yaqut berharap pada para peserta untuk bisa mengikuti pelatihan ini sebaik-baiknya

Sebab, beragam perubahan yang telah dilakukan oleh peserta PKN di dua angkatan sebelumnya sangat mendukung kinerja Kementerian Agama.

"Oleh karena itu, PKN II kali ini temanya yang khusus yaitu digitalisasi, kami berharap hasil dari bisa digunakan sebagai bagian dari melakukan perbaikan-perbaikan di Kementerian Agama," ucapnya.

Menurut Menag, transformasi digital ini menjadi pilihan yang mutlak harus dilakukan, mengingat saat ini Kemenag memiliki lebih dari 5.000 satuan kerja.

Jika transformasi digital ini tidak dilakukan Kemenag, maka daya jangkau terhadap satuan kerja tersebut tidak mungkin untuk bisa dilakukan.

Baca juga : Bukan untuk Jatuhkan Menag, Pansus Haji Didukung Partai Pemerintah

"Dalam tiga tahun terakhir ini kita bisa berproses secara cepat dan mulai terbentuk mindset digital di seluruh ASN Kementerian Agama," papar Gus Men, sapaan akrab Yaqut.

Dikatakan Gus Men, telah banyak inovasi yang dilakukan dan bukan hanya harus dilakukan karena mindset atau karena keterbatasan, tetapi juga lebih penting adalah keberanian untuk melakukan inovasi.

"Keberanian ini menjadi salah satu kunci yang penting untuk bisa kita lakukan, dan dari PKN II ini kita berharap pada peserta yang akan menjadi pimpinan di levelnya masing-masing agar memiliki keberanian dalam melakukan inovasi-inovasi," pungkas Gus Men.

Sebelumnya, Kepala Badan (Kaban) Litbang dan Diklat Suyitno melaporkan bahwa PKN II ini diikuti pejabat Kementerian Agama dan Kementerian/Lembaga lainnya.

Para peserta terdiri dari JPT Pratama Kementerian Agama, pejabat struktural administrator dan fungsional Kemenag, dan dari Kementerian/Lembaga lainnya seperti POLRI, Kejaksaan Agung, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kementerian Keuangan, MPR serta Lembaga Administrasi Negara.

Menurut Kaban, alasan utama PKN II mengusung tema digitalisasi ini, untuk meneguhkan bahwa transformasi digital adalah sesuatu yang niscaya dan tidak bisa lagi dihindari, dan Kemenag patut meneguhkan ini karena sudah banyak memperoleh rekognisi publik.

"Setidaknya, Kemenag sudah dua kali mendapatkan rekognisi dari publik salah satunya transformasi digital layanan keagamaan yang diapresiasi oleh detik.com dan ini meneguhkan bahwa Kemenag memang sudah sangat familiar dengan transformasi digital," ucapnya.

Adsense

Kedua, lanjut Kaban, rekognisi juga diperoleh Kementerian Agama dari Kemenpan RB pada Digital Government Award untuk kategori Instansi dengan Peningkatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

"Di lingkungan Balitbang Diklat sendiri kita sudah meluncurkan Digital Learning Center (DLC) Massive Open Online Courses (MOOC, dan alhamdulillah sudah menjangkau lebih dari tujuh juta peserta diklat," ungkap Kaban.

Baca juga : Carlos Pena Terus Bangun Komunikasi Pemain Persija

Pada kesempatan yang sama, Plt. Kepala LAN Muhammad Taufiq mengapresiasi berbagai terobosan yang dilakukan oleh Kementerian Agama dan bisa menjadi role model,

"Kemenag kini tampil dengan transformasi digitalnya," tuturnya.

Oleh karena itu, kata Taufiq, dengan tema PKN Digitalisasi Layanan Umat yang Premium dan Terjangkau, levelnya sudah tinggi sekali terutama dengan pengintegrasian berbagai aplikasi dalam aplikasi Pusaka Super Apps.

"Sebuah tantangan yang sangat besar, dan membuat aplikasi itu sangat mudah tetapi tidak mudah dalam mengintegrasikannya," pungkasnya.

Balitbang Diklat Kementerian Agama kembali menggelar Pelatihan Kepemimpinan PKN II untuk ketiga kalinya, pada Angkatan XXVII ini, mengusung tema "Digitalisasi Layanan Umat yang Premium dan Terjangkau".

Kepala Badan (Kaban) Litbang dan Diklat Kemenag Suyitno menegaskan pentingnya tema tersebut di dalam era digital seperti sekarang.

Menurutnya, Transformasi digital adalah sesuatu yang niscaya dan tidak bisa lagi dihindari.

“Kementerian Agama patut meneguhkan ini karena setidaknya Kemenag sudah dua kali mendapatkan rekognisi dari publik,” ujarnya di Jakarta, Senin (15/7/2024).

"Ini menunjukkan bahwa kita sangat siap dengan transformasi digital. Di lingkungan Balitbang Diklat sendiri, sudah diluncurkan Digital Learning Center (DLC) Massive Open Online Courses (MOOC) yang telah menjangkau lebih dari tujuh juta peserta diklat,” ungkapnya.

Baca juga : Hapus Kesenjangan Keterampilan Lewat Literasi Digital

Suyitno juga membandingkan kemajuan transformasi digital di Kemenag dengan kementerian lain.

Jika kementerian lain dalam transformasi digital sudah bagus, hal itu tidak mengagetkan, karena banyak SDM dengan latar belakang akademik teknik informatika atau sistem informasi.

“Tetapi di Kementerian Agama, dengan fakultas Ushuluddin dan prodi keagamaan lainnya, bisa melakukan transformasi digital, menurut saya ini luar biasa," tambahnya.

PKN tahun ini sengaja menjadi pilot project untuk menunjukkan kesiapan Kemenag dalam transformasi digital.

Suyitno berharap peserta PKN, termasuk dari berbagai instansi lainnya agar dapat terinspirasi dan mendukung langkah ini.

"Apresiasi dan terima kasih kepada semua peserta dari berbagai kementerian lainnya yang telah bergabung pada PKN II ini," pungkas Suyitno.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense