BREAKING NEWS
 

Jelang Akhir Jabatan, Menkop Dorong Transformasi Dan Restrukturisasi UMKM

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : ADITYA NUGROHO
Rabu, 18 September 2024 19:20 WIB
Menkop UKM Teten Masduki. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menjelang akhir masa jabatannya sebagai Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM), Teten Masduki berkomitmen memastikan upaya transformasi dan restrukturisasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus berjalan. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kontribusi UMKM terhadap pertumbuhan ekonomi nasional dan memperkuat daya saing global.

“Selama lima tahun menjabat, saya mempelajari secara mendalam kekuatan dan kelemahan UMKM kita. Dari situ, saya menyimpulkan bahwa perlu adanya transformasi dan restrukturisasi bagi UMKM,” ungkap Teten dalam acara Launching Sistem Informasi Jabatan Fungsional Pengembang Kewirausahaan, di Jakarta, Rabu (18/9/2024).

Saat ini, sebanyak 96 persen usaha di Indonesia tergolong dalam sektor mikro, yang umumnya tidak produktif dibandingkan dengan korporasi. Mayoritas usaha mikro menghadapi kendala dalam mengakses pembiayaan, teknologi produksi modern, serta pemasaran.

Teten menjelaskan, sebagian besar usaha mikro masuk dalam kategori ekonomi subsisten, di mana usaha dilakukan hanya untuk bertahan hidup dan memenuhi kebutuhan keluarga. “UMKM mikro menyediakan 97 persen lapangan kerja, namun jika usaha subsisten ini terus dibiarkan, sulit untuk mengembangkan skala usaha menjadi lebih besar. Inilah mengapa transformasi usaha menjadi lebih formal sangat diperlukan,” jelasnya.

Baca juga : Lantik Pengurus Antar Waktu DPP PIM, Dorong Peran Perempuan di Era Digitalisasi

Selain transformasi, restrukturisasi UMKM juga menjadi fokus utama Teten. Kementerian Koperasi dan UKM telah merancang berbagai program untuk menciptakan wirausahawan baru dengan produk yang memiliki potensi bersaing di pasar global. “Restrukturisasi penting untuk melahirkan wirausahawan baru dengan produk dan model ekonomi baru, sehingga kontribusi UMKM terhadap ekonomi semakin besar,” kata Teten.

Menurut Teten, salah satu tujuan restrukturisasi UMKM adalah agar pelaku usaha mikro bisa terintegrasi dengan industri besar. Saat ini, hanya 4,2 persen UMKM Indonesia yang terlibat dalam rantai pasok global (global value chain), tertinggal jauh dibandingkan Vietnam yang mencapai 24,6 persen. “UMKM kita belum terhubung dengan industri besar. Oleh karena itu, restrukturisasi diperlukan untuk menciptakan UMKM baru dengan model ekonomi yang lebih modern,” tambahnya.

Adsense

Untuk mewujudkan visi ini, Kemenkop UKM telah menggagas program kewirausahaan yang bekerja sama dengan berbagai kampus melalui program Entrepreneur Hub. Program ini diharapkan dapat mendorong terciptanya wirausahawan baru yang berbasis teknologi dan riset, termasuk pengembangan startup. 

“Kehadiran UMKM bukan hanya untuk menciptakan lapangan kerja, tetapi juga untuk berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional,” tegas Teten. 

Baca juga : Dirjen Dukcapil Dorong Percepatan Transformasi Digital Nasional Lewat INA-Pass

Ia menambahkan, negara-negara maju berhasil menciptakan UMKM by design dengan produk dan model bisnis yang mampu bersaing di pasar global, baik melalui ekspor maupun di dalam negeri.

Teten juga menekankan, pentingnya peran Jabatan Fungsional Pengembang Kewirausahaan dalam memperkuat kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di sektor UMKM. “Jabatan ini akan mempercepat upaya peningkatan rasio kewirausahaan dan pertumbuhan wirausaha, menjadikan kewirausahaan sebagai pilar utama ekonomi nasional,” ungkapnya.

Kemenkop UKM juga bekerja sama dengan 23 kementerian dan lembaga (K/L) serta pemerintah daerah dalam menyusun standar pengembangan UMKM dan kewirausahaan yang terintegrasi.

Teten berharap langkah ini dapat mendorong terciptanya UMKM yang mampu menyediakan lapangan kerja berkualitas, sekaligus mendukung visi Indonesia menjadi negara maju dengan pendapatan per kapita sebesar 30.000 dolar AS pada tahun 2045.

Baca juga : Guru Besar UIN Jakarta Dorong Revitalisasi MTQ

Dengan lahirnya Jabatan Fungsional Pengembang Kewirausahaan, Kemenkop UKM optimistis dapat mempercepat transformasi dan restrukturisasi UMKM, serta meningkatkan daya saing wirausaha Indonesia di kancah global.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense