Sebelumnya
Bagaimana pandangan Bapak melihat kondisi politik dan keamanan Indonesia saat ini? Apa tantangan terbesarnya? Apa saja quick wins sebagai Menko Polkam, di tengah situasi geopolitik yang penuh ketidakpastian?
Meskipun kondisi geopolitik penuh ketidakpastian, namun atas izin Allah Swt, kondisi politik dan keamanan dalam negeri kita saat ini dinamis dan stabil. Alhamdulillah, kita melihat dan merasakan bersama, transisi kepemimpinan nasional dari Bapak Presiden Jokowi ke Bapak Presiden Prabowo Subianto berjalan lancar dan mulus.
Terkait tantangan ke depan, di dalam negeri, kita perlu menjaga sinergi antara pusat dengan daerah, agar kebijakan dan program pembangunan nasional efektif sampai ke tingkat lokal, serta manfaatnya dapat dirasakan dengan nyata oleh masyarakat. Sementara itu, dalam hal keamanan, tantangan utama kita saat ini adalah melindungi masyarakat, tidak hanya dari ancaman tradisional seperti narkoba, terorisme, perdagangan manusia, dan kejahatan-kejahatan lainnya, tapi juga dari ancaman non-tradisional atau modern seperti judi online, kejahatan siber seperti peretasan dan scam, lalu disinformasi dan hoaks di media sosial, dan tak kalah penting yakni menjaga keamanan perbatasan.
Saat ini, fokus kami di Kemenko Polkam adalah melaksanakan tugas-tugas yang menjadi atensi Bapak Presiden Prabowo langsung, seperti memberantas kejahatan siber, judi online yang meresahkan masyarakat, mengatasi kebocoran devisa untuk penguatan ketahanan ekonomi, serta memperkuat pengamanan perbatasan dan pintu masuk, untuk memberantas penyelundupan dan menjaga kedaulatan negara.
Baca juga : Presiden Dan Ketum Parpol Bicara Yang Serius Dan Ringan
Kami juga meningkatkan koordinasi dan sinergi dengan TNI, Polri, dan komunitas internasional, agar Indonesia bisa merespons ancaman dengan cepat dan efisien.
Ini semua bertujuan untuk memastikan stabilitas politik dan keamanan yang kokoh bagi masyarakat, sehingga masyarakat merasa aman, dan pembangunan nasional dapat berjalan lancar dan berkesinambungan.
Apa saja program prioritas dalam 100 hari sebagai Menko Polkam? Seperti apa konkretnya?
Sejak hari pertama pemerintahan Bapak Presiden Prabowo, kami di Kemenko Polkam langsung bergerak melakukan konsolidasi, merumuskan langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk mendukung dan mewujudkan seluruh program pemerintah. Sesuai arahan Bapak Presiden, dalam penyusunan program, tidak ada arahan khusus mengenai 100 hari kerja. Semua program kementerian-lembaga harus mengacu pada program lima tahun pemerintahan dan program utama yang digariskan Bapak Presiden. Bahasa sederhananya, jangan terjebak dengan diksi 100 hari kerja. Namun harus ada gebrakan awal untuk mengungkit kinerja pemerintah, sehingga manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat.
Baca juga : Pegawai Komdigi Untung 8,5 Miliar
Selain itu, Kemenko Polkam adalah salah satu kementerian yang mengalami perubahan nomenklatur. Oleh karenanya dalam 30 hari awal ini, kami berkomitmen menuntaskan regulasi (SOP – Standar Operasional Prosedur dan SOTK – Satuan Organisasi dan Tata Kerja) di internal Kemenko Polkam. Serta perencanaan program dan anggaran, sehingga ke depannya implementasi program dan kegiatan berjalan efektif.
Beberapa program jangka pendek lainnya yang kami jalankan secara konkret antara lain:
Mempercepat pemberantasan kejahatan siber seperti judi online dan kejahatan digital lainnya yang merugikan masyarakat, melalui kerja sama lintas kementerian dan lembaga.
Meningkatkan patroli dan koordinasi di wilayah perbatasan untuk menjaga kedaulatan serta mencegah penyelundupan dan kejahatan lintas batas.
Baca juga : Salat Jumat Di Istiqlal, Gibran-Menag Bahas Perdamaian Umat
Meningkatkan upaya-upaya untuk mengatasi kebocoran devisa yang terjadi di berbagai sektor dan merugikan keuangan negara.
Memperkuat kerja sama antara TNI, Polri, dan intelijen agar respons terhadap ancaman lebih cepat dan terkoordinasi, khususnya pada isu-isu yang berkembang di kawasan.
Selain itu, Kemenko Polkam akan lebih responsif terhadap isu-isu dan permasalahan yang berkembang di masyarakat sehingga kementerian-lembaga terkait dapat merespons dengan lebih cepat dan lebih baik.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.