BREAKING NEWS
 

Berantas Calo, ASDP Imbau Penumpang Beli Tiket Lewat Ferizy

Reporter : KINTAN PANDU JATI
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Minggu, 15 Desember 2024 20:19 WIB
Foto: ASDP.

RM.id  Rakyat Merdeka - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan tidak ada penjualan tiket kapal secara offline atau on the spot di pelabuhan untuk periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.

Semua penjualan tiket kapal ferry hanya bisa dilakukan melalui website resmi atau aplikasi Ferizy.

"Calon penumpang bisa memesan tiket 60 hari sebelum keberangkatan. Jadi nanti di pelabuhan tidak ada lagi orang jual tiket secara go show," kata Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry Heru Widodo dalam acara sosialisasi Car Free Day ASDP bertajuk 'Liburan Happy bareng Ferizy', di kawasan Sudirman, Jakarta, Minggu (15/12/2024).

Baca juga : Jelang Natal, Bank Indonesia Buka Layanan Penukaran Uang Di Katedral

Heru mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membeli tiket di calo. ASDP, kata Heru, juga memastikan tidak adanya praktik agen liar atau calo di sekitar pelabuhan.

"Jangan kasih kesemapatan calo mencari keuntungan. Belum tentu yang dibeli di calo itu benar dan asli," tegasnya.

Adsense

Heru memastikan, mereka yang datang ke pelabuhan wajib sudah punya tiket. Kalau tidak dipastikan, kendaraan akan diminta putar balik.

Baca juga : Menkop Paparkan 7 Tantangan & Penguatan Produksi Susu Sapi Lewat Koperasi

Dalam Nataru kali ini, teknologi geofencing diterapkan. Dalam radius tertentu dari pelabuhan, tiket Ferizy tidak bisa diakses.

"Bahkan, ada yang jarak dari pelabuhan dengan pembelian tiket bisa 4,7 kilometer, sudah tidak bisa lagi buka ferizy itu. Jadi, diimbau kepada masyarakat untuk membeli tiket jauh-jauh hari," ujarnya.

Adapun, diprediksi kenaikan penumpang periode Nataru mencapai 4,1 persen yaitu mencapai 3 juta penumpang.

Baca juga : Islah Bahrawi: Waspada Penumpang Gelap Saat Demo Hari HAM

Sedangkan kenaikan trip diprediksi mencapai 14,3 perssn atau mencapai 14.975 trip bila dibandingkan periode Nataru 2023.

ASDP memastikan di Merak dan Bakauheni dalam kondisi normal telah disiapkan 28 unit kapal dan disediakan

32 kapal pada kondisi puncak. Sedangkan, di Ketapang dan Gilimanuk telah disiapkan 28 kapal siap operasi dan 34 unit kapal untuk kondisi puncak arus.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense