BREAKING NEWS
 

Kejar Swasembada Pangan

Pemerintah Kebut Bangun 61 Bendungan

Reporter : NUR ROCHMANNUDIN
Editor : SISWANTO
Senin, 16 Desember 2024 08:10 WIB
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo (tengah) menjawab pertanyaan wartawan usai melakukan peninjauan Jalan Layang (Flyover) Arteri Madukoro, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (11/12/2024). (Foto: ANTARA FOTO/Makna Zaezar/YU)

 Sebelumnya 
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni juga memberikan dukungannya untuk mewujudkan swasembada pangan. Salah satunya melalui perhutanan sosial. Raja bahkan telah mengecek, lahan mana saja yang memiliki potensi swasembada pangan atau energi.

Kementerian Kehutanan juga tengah mengidentifikasi luas area yang bisa dimanfaatkan. “Tim kami bekerja 2 minggu terakhir untuk mengidentifikasi luasan area perhutanan sosial yang cocok untuk tanaman pangan,” kata Raja.

Selain Pemerintah dan militer, BUMN juga ikut ambil bagian. PT Perkebunan Nusantara Group terus memperkuat kontribusinya melalui Program Tanam Padi PT Perkebunan Nusantara (Tampan), yang memanfaatkan pola intercropping padi gogo di lahan peremajaan sawit rakyat.

Baca juga : Tahun Depan, Ekonomi Diprediksi Tumbuh 5 Persen

“Dengan target luasan 206 ribu hektare dalam lima tahun ke depan, program ini berpotensi memproduksi setengah juta ton gabah,” ujar Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), Mohammad Abdul Ghani, Sabtu (14/12/2024).

Varietas padi gogo yang digunakan, seperti Situ Bagendit, telah terbukti mampu menghasilkan produktivitas tinggi hingga 5,5 ton per ha di lahan sawah dan 4 ton per ha di lahan kering. Hasil tersebut tidak hanya menjawab kebutuhan pangan nasional, tetapi juga memberikan sumber pendapatan tambahan bagi petani sawit.

Berdasarkan hasil kajian, potensi intercropping padi gogo di lahan PSR ini dapat mendukung swasembada beras dengan potensi nasional mampu menghasilkan tambahan 1,1 juta ton beras melalui target peremajaan seluas 400 ribu ha per tahun.

Baca juga : Transformasi Teknologi Digenjot Di Level Publik

Di industri gula, PTPN melalui PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), juga telah meluncurkan Program Manis-Menuju Swasembada Gula Indonesia. Inisiatif ini bertujuan untuk memperkuat ekosistem industri gula nasional dengan melibatkan kolaborasi antarpetani, lembaga pemerintah, perbankan, serta BUMN lain seperti PT Pupuk Indonesia dan Himbara (BRI, Mandiri dan BNI).

Pengusaha juga ikut bicara swasembada pangan. Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Bakrie mendukung program prioritas Prabowo. Menurutnya, hal tersebut bisa berdampak positif bagi daerah.

“Hari yang sangat-sangat baik, karena saya kehadiran teman-teman Kadin dari 24 provinsi. Jadi, teman-teman memberi masukan bahwa satu, program-program seperti swasembada pangan itu sangat penting,” ungkap Anin.

Baca juga : Bocoran Romy Cuma Isapan Jempol Doang

Ia menyebutkan, program Kadin Indonesia hanya satu, yakni bagaimana pelaku usaha dapat menyukseskan program Pemerintah, sekaligus memberdayakan daerah. Menurutnya, kedua hal itu sebenarnya merupakan sebuah kesinambungan.

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Senin, 16 Desember 2024 dengan judul Kejar Swasembada Pangan, Pemerintah Kebut Bangun 61 Bendungan

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense