RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memastikan, program pemeriksaan kesehatan gratis di hari ulang tahun, akan diluncurkan bulan depan. Masyarakat diimbau segera mengunduh aplikasi SATUSEHAT Mobile (SSM), agar bisa mendapat layanan pemeriksaan kesehatan.
Juru Bicara (Jubir) Kemenkes, Widyawati menyatakan, aplikasi SSM akan menjadi sarana pendataan diri dan proses penjadwalan program pemeriksaan kesehatan gratis masyarakat. Menurut dia, pihaknya menjalankan program pemeriksaan kesehatan gratis di hari ulang tahun dengan aplikasi SSM, karena mayoritas masyarakat sudah melek literasi digital.
"Kami berharap, penggunaan aplikasi akan memudahkan masyarakat dalam mengakses program pemeriksaan kesehatan gratis. Jadi, (itu) harus diunduh dan menyertakan data diri secara lengkap, agar proses pelayanan berjalan lancar,” ujar Widyawati dalam keterangannya, dikutip Minggu (12/1/2025).
Lebih lanjut, dia menjelaskan, aplikasi SSM akan digunakan sebagai dasar dalam penjadwalan pemeriksaan kesehatan. Setelah proses pengunduhan dan pendataan selesai, pengguna hanya perlu menunggu notifikasi atau pemberitahuan terkait waktu dan lokasi pemeriksaan dari aplikasi tersebut.
"Bagi anggota keluarga, seperti anak-anak atau lansia yang tidak memiliki gawai pintar, mereka dapat ditambahkan sebagai profil tertaut di akun SATUSEHAT Mobile milik anggota keluarga lain. Dengan fitur ini, program kesehatan gratis tetap dapat diakses oleh seluruh anggota keluarga tanpa terkecuali," jelasnya.
Baca juga : PKB Dorong Program MBG Sasar Santri Juga
Soal kekhawatiran masyarakat yang berulang tahun pada bulan Januari ini, Kemenkes memastikan, mereka tetap dapat mengikuti pemeriksaan kesehatan sampai Maret mendatang. "Kalau yang ulang tahunnya bertepatan dengan hari libur, jadwal pemeriksaan akan digeser ke hari kerja terdekat," imbuhnya.
Widyawati menambahkan, program pemeriksaan kesehatan gratis di hari ulang tahun akan dilaksanakan secara bertahap. Pada tahap awal, pemeriksaan kesehatan gratis akan dilakukan di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), dengan target menjangkau 60 juta orang pada 2025.
Dalam lima tahun ke depan, lanjut dia, Kemenkes berharap program ini dapat melayani 200 juta warga Indonesia, sebagai bagian dari upaya transformasi layanan kesehatan.
"Pemeriksaan kesehatan gratis harus kita lakukan, agar kita bisa mendeteksi secara dini kalau ada kondisi kesehatan yang menurun dari masyarakat kita. Kondisi kesehatan yang menurun ini harus bisa ditangani cepat, agar kemungkinan sembuh semakin besar," tandasnya.
Terpisah, anggota DPR dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jambi, Rocky Candra mengapresiasi program pemeriksaan kesehatan gratis Kemenkes. Menurut dia, program itu merupakan inisiatif dari Presiden Prabowo Subianto, yang ingin meningkatkan pelayanan dan kualitas kesehatan masyarakat.
Baca juga : DPR: Kementan Jangan Lengah
"Dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025, Pemerintah mengalokasikan anggaran senilai Rp 3,2 triliun, untuk program pemeriksaan kesehatan gratis atau medical check-up (MCU) bagi masyarakat yang berulang tahun," ujarnya.
Selain melalui aplikasi SSM, Rocky memastikan, akses masyarakat terhadap program yang akan launching pada bulan depan itu, akan diusulkan menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) agar lebih banyak variasi pendaftaran. "Jadi, masyarakat hanya perlu membawa KTP, sebagai bukti tanggal lahir," imbuhnya.
Dia berharap, program pemeriksaan kesehatan gratis bisa memberi manfaat langsung kepada masyarakat, sekaligus mendorong kesadaran akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin. Selain itu, Pemerintah bisa mendapatkan gambaran lebih jelas tentang kesehatan masyarakat.
"Kami yakin, program ini mendapat respon positif dari masyarakat. Sebab, layanan kesehatan gratis seperti ini, jarang dilakukan dengan segmentasi khusus bagi warga yang sedang merayakan hari kelahirannya," cetusnya.
Di media sosial X, program pemeriksaan kesehatan gratis juga menuai beragam tanggapan. Ada netizen yang senang dan ada yang masih bertanya-tanya seputar program ini.
Baca juga : Berjumlah 1 Juta Agen, Ini Dampak Ekonomi Dan Sosial Keberadaan AgenBRILink Milik BRI
"Kapan medical check up gratis pas ulang tahun dijalankan? Tolong informasi lengkapnya, guys," tulis akun @dybabot7128_. "Izin bertanya, apakah hasil medical check up gratis bisa diambil berkasnya dan dipergunakan untuk melamar kerja," timpal akun @vovcthech182_.
Senada, akun @tilepwifeep juga menanyakan tentang implementasi program pemeriksaan kesehatan gratis. "Kalau nggak punya handphone, apakah boleh membawa KTP ke puskesmas?" ucapnya. "Nantu, kalau saat medical check up oleh puskesmas, kita dinyatakan kurang sehat alias sakit, apakah langsung ditangani oleh dokter," ujar akun @wagsnahommies.
Sementara itu, akun @9438934 mengapresiasi program pemeriksaan kesehatan gratis, yang dijalankan Pemerintah. "Ini benar program bagus. Kita harus dukung, guys. Pemerintah ingin meningkatkan kualitas pelayanan dan kesehatan masyarakat. Ayo kita daftar," cetusnya. [SSL]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.