BREAKING NEWS
 

Kejar Daya Saing Global

Pengembangan Ekonomi Kreatif Digenjot Di Jakarta

Reporter : FAJAR EL PRADIANTO
Editor : AULIA DARWIS
Minggu, 9 Maret 2025 07:30 WIB
Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) Teuku Riefky Harsya. (Foto: Kemenekraf).

RM.id  Rakyat Merdeka - Pengembangan ekonomi kreatif semakin dioptimalkan di wilayah Jakarta. Langkah tersebut sekaligus untuk mengejar posisi Jakarta sebagai kota global yang berdaya saing dan berkelanjutan.

Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) Teuku Riefky Harsya mengatakan, Jakarta tidak hanya berfungsi sebagai pusat bisnis, tetapi juga sebagai episentrum inovasi, budaya dan kreativitas.

Sebab itu, tepat jika pengembangan ekonomi kreatif dioptimalkan di Kota Jakarta, terutama menyambut tahun 2027, kala usia Jakarta 500 tahun.

“Banyak sekali potensi kolaborasi untuk aktivasi para pegiat ekonomi kreatif dalam menyambut 5 abad Jakarta,” ujar Riefky dikutip dalam keterangan pers di Jakarta, Sabtu (8/3/2025).

Baca juga : Gerindra Lebih Cocok Dengan Aturan Lama

Sebagai langkah konkret, Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta menandatangani Nota Kesepakatan untuk mendorong pengembangan ekonomi kreatif di Jakarta.

Penandatanganan ini bertujuan untuk menjadikan Jakarta sebagai kota global yang berdaya saing, berkeadilan dan berkelanjutan sebagai pusat perekonomian nasional.

Kesepakatan tersebut juga sejalan dengan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024 tentang Provinsi Daerah Khusus Jakarta, yang menetapkan Jakarta sebagai pusat ekonomi global dengan ekosistem ekonomi kreatif yang kuat dan berkelanjutan

Menurutnya, beberapa poin kerja sama yang akan dijalankan. Pertama, pengembangan ekosistem ekonomi kreatif melalui riset dan pendidikan.

Baca juga : Usul, Sistem Pemilihan Campuran Dalam Pileg

Kedua, penyelenggaraan berbagai program event tematik yang dapat meningkatkan daya tarik banyak masyarakat. Ketiga, aktivasi koridor ekonomi kreatif di berbagai wilayah Jakarta.

“Kami bersama Pemprov Jakarta akan meningkatkan kapasitas pegiat ekonomi kreatif lalu membantu pemasaran dan promosi, serta pertukaran maupun pemanfaatan data dan informasi,” tutur Riefky.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar mengatakan, ekonomi kreatif bisa menjadi mesin pertumbuhan bagi Jakarta dan Indonesia.

“Sekarang ada delapan provinsi di Indonesia. Termasuk Jakarta telah mencantumkan nomenklatur ekonomi kreatif dalam salah satu dinasnya,” ujarnya.

Baca juga : Heboh, Petani Ngaku Terima Rp 16 Juta Untuk Pilih Paslon

Adanya dinas yang fokus terhadap ekonomi kreatif maka pengelolaan sektor ini bakal lebih optimal. Kini, sinergi antara Pemprov dengan pusat tinggal dikuatkan.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense