Sebelumnya
Kebijakan Work From Anywhere (WFA) berpengaruh terhadap pilihan tanggal berangkat.
“Sementara pemberian diskon tiket pesawat berpengaruh pada lonjakan permintaan tiket,” tuturnya.
Eks Komisaris PLNini mengapresiasi renovasi dan revitalisasi bandara serta pengaturan ulang operasional terminal di Bandara Soetta termasuk pengoperasian Terminal 2F sebagai terminal khusus jemaah umroh.
Baca juga : Gerindra & PKB Apresiasi Menteri Turun Ke Lapangan
Pelayanan bandara yang semakin baik tentunya akan memberikan kenyamanan bagi para penumpang pesawat terbang.
Melihat kesiapan Bandara Soetta, Dudy yakin tidak akan terjadi penumpukan antrian pada saat puncak arus mudik.
“Pemudik yang datang tentu sesuai dengan tiket yang terjual, sehingga kami tidak khawatir. Pesawat tersedia dan kapasitas bandara juga cukup untuk menampung pemudik yang akan melakukan perjalanan,” jelasnya.
Baca juga : Waspada, Jangan Asal Berikan Data Pribadi
Assistant Deputy Communication and Legal Bandara Soetta M. Holik Muardi menegaskan, pihaknya telah melakukan persiapan untuk menghadapi puncak arus mudik yang diprediksi terjadi pada Jumat (28/3/2025).
Diperkirakan, akan ada 184 ribu pergerakan penumpang pada puncak arus mudik itu, di ketiga terminal di Bandara Soetta. Untuk kemarin saja realisasinya sekitar 167 ribu, ini lebih tinggi dari forecastdata.
“Kami berharap ini berjalan lancar karena di sisi lain kami sedang melakukan rebalancing untuk menyebar kapasitas untuk penumpang,” ucap Holik. KPJ
Baca juga : Kampanye Pilgub Papua Andalkan Media Sosial
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 3, edisi Jumat, 28 Maret 2025 dengan judul "Sidak Bandara Soetta Menhub Pastikan Tidak Ada Antrean"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.