BREAKING NEWS
 

Pesawat Pengangkut Jemaah Haji Diteror Bom

Aparat Penegak Hukum Diminta Mengusut Tuntas

Reporter : KINTAN PANDU JATI
Editor : BAMBANG TRISMAWAN
Rabu, 18 Juni 2025 07:35 WIB
Saudi Airlines (Foto: Getty Images/rebius)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pesawat Saudia Airlines yang membawa pulang 442 jemaah haji asal Indonesia mendapat ancaman bom saat terbang dari Jeddah, Arab Saudi, menuju Jakarta, Selasa (17/6/2025). Akibat teror tersebut, pesawat terpaksa mendarat darurat di Bandara Internasional Kualanamu, Sumatera Utara. Seluruh penumpang berhasil dievakuasi dengan selamat.

Menanggapi insiden itu, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal (Purn) Budi Gunawan meminta aparat TNI, Polri dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) segera melakukan penyelidikan menyeluruh dan mengusut kasus ini hingga tuntas.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) merilis kronologi lengkap terkait insiden ancaman bom terhadap pesawat Saudia Airlines SV 5276 dengan rute Jeddah–Jakarta itu.

Baca juga : Berantas Koruptor, Bintang Sembilan Optimis Pemerintah Tak Tebang Pilih

Dirjen Perhubungan Udara Lukman F. Laisa menjelaskan, ancaman bom tersebut dikirim melalui email oleh orang tak dikenal pada pukul 07.30 WIB. Email itu menyatakan akan meledakkan pesawat Saudia Airlines yang saat itu membawa 442 jemaah haji kloter 12 JKS.

Rinciannya, 207 laki-laki dan 235 perempuan. Saat ancaman datang, pesawat tengah mengangkasa di atas Laut Andaman.

“Email itu berisi ancaman dari seseorang yang tidak dikenal, yang menyatakan akan meledakkan pesawat,” kata Lukman.

Baca juga : Blokir 2 Juta Situs, Kemenkomdigi Lindungi Anak-Anak Dari Judol

Menanggapi ancaman tersebut, pihak Bandara Internasional Soekarno-Hatta langsung mengaktifkan alarm Emergency Operation Center (EOC) sebagai pusat kendali penanganan keadaan darurat. Komite Keamanan Bandara Soekarno-Hatta juga segera dikumpulkan untuk menyusun langkah-langkah penanganan.

Pada pukul 10.17 WIB, sang Pilot in Command memutuskan mengalihkan pendaratan ke Bandara Kualanamu, Medan. Lokasi pendaratan paling aman dan terdekat.

Adsense

Di darat, Tim Jihandak sudah siaga. Mobil gegana berjajar. Personel bersenjata lengkap menunggu di landasan. Pukul 10.55 WIB, roda pesawat menyentuh landasan. Pesawat langsung diarahkan ke isolated parking position. Jauh dari gedung utama.

Baca juga : Awas, Pilkada Barito Utara Diulang Karena Politik Uang

Satu per satu jemaah haji diturunkan. Beberapa tampak kebingungan. Setelah itu, Tim Jihandak melakukan penyisiran menyeluruh terhadap pesawat guna memastikan tidak ada bahan peledak.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense