Sebelumnya
Pemberlakuan ini untuk seluruh daerah. Nanik menyebut peran kepala daerah kini semakin kuat. Hal itu seiring terbitnya Keputusan Presiden Nomor 28 Tahun 2025 tentang Tim Koordinasi Antar Kementerian dan Lembaga Pengelolaan Program MBG.
“BGN tidak lagi jalan sendiri, kepala daerah jadi konduktor di daerah,” terangnya.
Dia menyampaikan kepala daerah berwenang merekomendasikan penghentian dapur MBG yang tidak memenuhi syarat. Alasan bisa karena sanitasi buruk, izin belum lengkap, atau konflik antara SPPG dan mitra.
“Kalau tidak nurut, silakan rekomendasikan dihentikan,” tegasnya.
Baca juga : PPP Jawa Barat Ingin Cetak Kader Ideologis Dan Militan
Nanik juga mengapresiasi manfaat MBG yang dirasakan masyarakat Lumajang. Hal itu disampaikan saat dia melakukan kunjungan kerja di Jawa Timur.
Dia menuturkan, program ini tidak hanya menyasar siswa, tetapi juga ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
“Sehingga dampaknya luar biasa bagi ekonomi warga sekitar,” tutur Nanik.
Dia menyebut MBG menciptakan lapangan kerja baru, dari penyedia bahan pangan hingga relawan dapur. Perputaran ekonomi terjadi langsung di tingkat bawah.
Baca juga : Buku Sejarah Indonesia Setebal 10 Jilid Diluncurkan
“Banyak orang hanya lihat pembagiannya saja tapi belum dampak ekonominya,” ujarnya.
Menurut Nanik, Presiden Prabowo Subianto merancang MBG sebagai program jangka panjang. Targetnya bukan hanya gizi, tetapi juga pertumbuhan ekonomi nasional.
“Ini bukan proyek sesaat, tapi investasi sosial jangka panjang,” ujarnya.
BGN menilai pengetatan SOP distribusi menjadi kunci menjaga keberlanjutan MBG. Keselamatan, kualitas, dan kepercayaan publik menjadi prioritas utama program ini. JAR
Baca juga : Gelar Doa Bersama, Orsap Golkar Himpun Donasi Untuk Bencana
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 7, edisi Senin, 15 Desember 2025 dengan judul "Perketat SOP Pengantaran MBG BGN Larang Mobil Mitra SPPG Masuk Ke Sekolah"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.