RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan pentingnya peran ganda prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Papua.
Prajurit diminta tidak hanya menjadi penjaga keamanan, tetapi juga hadir sebagai bagian dari kehidupan masyarakat setempat.
Penegasan itu disampaikan Sjafrie saat kunjungan kerja ke Markas Yonif Teritorial Pembangunan (TP) 861/Maleo Kamur di Kampung Wanam, Distrik Ilwayab, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Jumat (2/1/2026).
Di hadapan ratusan prajurit, Sjafrie meminta agar TNI tidak berjarak dengan rakyat dan tidak hanya beraktivitas di dalam markas.
Baca juga : Pemerintah Segera Siapkan Program Ayam Merah Putih
Prajurit juga diminta aktif turun ke kampung-kampung untuk membangun kedekatan dan kepercayaan masyarakat.
“Kalian tidak boleh hanya tinggal di markas. Kalian harus keluar dan menyatu dengan rakyat di kampung-kampung,” tegas Sjafrie.
Menurutnya, keberhasilan tugas TNI di Papua sangat ditentukan oleh dukungan masyarakat.
Prajurit harus menjadi kekuatan pertahanan yang disegani lawan, sekaligus sosok yang dicintai rakyat.
Baca juga : Pertumbuhan Ekonomi Bakal Tembus 6 Persen
Sjafrie mengingatkan, keberadaan markas dan satuan TNI di Papua tidak terlepas dari peran masyarakat setempat.
Karena itu, pengabdian prajurit harus dibalas dengan sikap humanis dan tindakan nyata yang membantu rakyat.
“Rakyat yang memberi tempat kalian bermarkas di sini. Itu harus dibalas dengan sikap dan tindakan yang baik kepada rakyat,” ujarnya.
Selain soal keamanan, Sjafrie juga menyoroti peran strategis Yonif TP 861 dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Baca juga : Resolusi Tahun Baru 2026, Demokrat Konsisten Perkuat Demokrasi
Kawasan Wanam direncanakan menjadi lokasi proyek strategis nasional berupa program cetak sawah satu juta hektare sebagai cadangan pangan nasional.
“Wilayah ini akan menjadi sumber cadangan pangan nasional. Tugas kalian adalah menjaga dan mengamankan masa depan pangan Indonesia,” katanya.
Dalam kunjungan tersebut, Sjafrie juga mengenang pengalamannya saat bertugas di Papua.
Dia pernah memimpin satuan bernama Maleo, yang kini diabadikan sebagai nama Yonif TP 861.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.