BREAKING NEWS
 

Jadi Ketua Satgas Pemulihan Bencana, Tito Janji Kerja Secepat Mungkin

Reporter : KHOIRUL UMAM
Editor : UJANG SUNDA
Kamis, 8 Januari 2026 08:32 WIB
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian (Foto: Rizki Syahputra/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto menunjuk Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian sebagai Ketua Satuan Tugas (Satgas) Pemulihan Bencana Sumatera. Mendapat tugas ini, Tito berjanji akan bekerja secepat mungkin untuk rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah terdampak. 

Tito menjelaskan, ruang lingkup Satgas mencakup seluruh aspek pemulihan yang bersifat mendesak. Mulai dari infrastruktur hingga pelayanan publik.

"Infrastruktur, pendidikan, pemerintahan, pembangunan jalan, perumahan, fasilitas kesehatan, hingga pelayanan publik. Semuanya,” kata Tito, usai mengikuti Taklimat Awal Tahun Presiden Prabowo Subianto, di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (7/1/2026).

Satgas Pemulihan Bencana ini hanya fokus menangani bencana di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar), yang mencakup tiga provinsi dan 52 kabupaten/kota terdampak. "Untuk daerah lain, penanganannya masih oleh BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana),” terang Tito.

Baca juga : Umumkan Swasembada Pangan Di Karawang, Presiden Kasih Bukti Ke Tukang Nyinyir

Mengenai waktu pemulihan, Tito menyebut, Presiden Prabowo tidak menetapkan tenggat khusus. Yang pasti, Pemerintah berkomitmen bekerja keras agar kondisi masyarakat segera pulih. "Tentu kita akan bekerja secepat mungkin,” imbuh mantan Kapolri tersebut.

Tito melanjutkan, saat ini Satgas masih dalam tahap awal pembentukan. Wakil Ketua Satgas telah ditunjuk, yakni Kepala Staf Umum TNI Letnan Jenderal Richard Tampubolon. Selanjutnya, Tito dan Richard akan menggelar rapat untuk menentukan langkah-langkah dan struktur Satgas.

Di kesempatan sama, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan, Tito dibantu Dewan Pengarah yang diketuai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno.

Adsense

Mengenai penunjukan Tito, Prasetyo menjelaskan, hal itu didasarkan pada pertimbangan luasnya wilayah terdampak bencana yang meliputi lebih dari satu provinsi. Dengan kapasitasnya sebagai Mendagri, Tito memiliki kewenangan dan kemampuan koordinatif yang kuat dengan pemerintah daerah.

Baca juga : Presiden Gelar Taklimat di Hambalang: Pemerintah Tak Gentar Hadapi Serangan Fitnah

“Bapak Presiden meyakini koordinasi penanganan dapat dilakukan lebih baik di bawah Mendagri,” terang Prasetyo.

Pemerintah terus memperkuat langkah strategis dalam pemulihan infrastruktur di sejumlah wilayah terdampak bencana Sumatera. Konektivitas, layanan publik, serta aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat terus digenjot agar dapat kembali berjalan normal. 

Menko PMK Pratikno menerangkan, Pemerintah terus bekerja keras dan bekerja cepat dalam melakukan pemulihan daerah bencana. Bukan cuma fokus pada penanganan darurat, tetapi juga menyiapkan tahap rehabilitasi dan rekonstruksi secara cepat.

“Bapak Presiden Prabowo Subianto telah memerintahkan untuk segera mempersiapkan proses rehabilitasi dan rekonstruksi di lokasi terdampak bencana. Tahapan rehab-rekon ini harus dilakukan secara cepat,” terang Pratikno, Selasa (6/1/2025).

Baca juga : Prabowo Umumkan Indonesia Resmi Swasembada Beras

Seluruh sektor, lanjut Pratikno, bersinergi. Memastikan seluruh akses utama mulai dari jalan nasional hingga jaringan listrik dan telekomunikasi, segera pulih. Pemerintah telah mengerahkan alat berat dan sumber daya tambahan untuk membuka jalur-jalur vital yang sebelumnya terputus akibat banjir dan longsor.

Dari sisi pendanaan, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan ketersediaan anggaran negara untuk mendukung proses pemulihan berskala besar. Pemerintah telah mengalokasikan dana di APBN 2026 guna mendukung rehabilitasi dan rekonstruksi di tiga provinsi terdampak. 

“Untuk pembangunan kembali daerah terdampak, terdapat estimasi anggaran sekitar Rp 51 triliun. Dana tersebut telah dialokasikan melalui penyisiran APBN 2026,” terang Purbaya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense