Sebelumnya
“Banjir masih terjadi di Kecamatan Muara Gembong, Tarumajaya, Babelan, Tambun Utara, Cibitung,” tuturnya.
Dodi menyebut, sebanyak 33 desa masih terendam sejak Minggu. Ketinggian air berbeda di tiap wilayah. Untuk ketinggian air mulai dari 5 sentimeter hingga yang paling tinggi mencapai 100 sentimeter.
Dia mengatakan, dari 17.563 kepala keluarga terdampak, sebanyak 1.336 kepala keluarga mengungsi. Lokasi pengungsian tersebar di masjid, sekolah, aula desa dan perumahan.
“Kami juga melakukan koordinasi dengan dinas dan instansi teknis terkait untuk penanganan lebih lanjut,” kata Dodi.
Baca juga : Muhaimin Ajak Filantropi Aktif Perangi Kemiskinan
Usai dari Kabupaten Bekasi, Gibran melanjutkan peninjauan ke Kelurahan Tanjungpura, Kecamatan Karawang Barat. Kunjungan ini menjadi bagian dari respons Pemerintah Pusat terhadap bencana hidrometeorologi di Jawa Barat.
Di sana, Gibran didampingi Wakil Bupati Karawang Maslani meninjau tiga posko pengungsian. Ketiganya berada di Posko DTA Al Furqon, Posko Masjid Al Furqon, dan Posko Aula Kelurahan Tanjungpura.
Di setiap posko, Gibran menyapa dan berdialog langsung dengan para pengungsi. Dia mendengarkan aspirasi kebutuhan warga selama berada di pengungsian.
Wakil Bupati Karawang Maslani mengungkapkan, dalam kunjungan ini, Gibran menekankan layanan kesehatan menjadi perhatian utama. Terutama bagi warga yang masuk kategori rentan.
Baca juga : Demokrat NTB Ingin Pemilihan Ketua Berlangsung Aklamasi
“Pak Wapres menekankan agar pelayanan kesehatan benar-benar diprioritaskan. Terutama untuk anak-anak, ibu hamil, lansia dan penyandang disabilitas,” ungkapnya.
Maslani menyebut, Gibran juga menginstruksikan pendataan kebutuhan pengungsi dilakukan cepat dan rinci. Pendataan itu mencakup kondisi rumah, sanitasi, hingga kebutuhan logistik.
“Insya Allah akan kami rekap, mulai dari rumah yang rubuh, kebutuhan WC portable hingga kekurangan logistik lain,” tegasnya.
Maslani menambahkan, Pemerintah Pusat akan ikut membantu pemenuhan kebutuhan tersebut. Berbagai bantuan yang disalurkan diharapkan mampu mempercepat penanganan darurat dan pemulihan pascabanjir. JAR
Baca juga : Kader Gerindra Belajar Pelaporan Pajak Coretax
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 4, edisi Selasa, 20 Januari 2026 dengan judul "Cek Banjir Di Bekasi Gibran Susuri Gang Sempit, Dengarkan Keluhan Warga"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.